Laman

Kamis, 20 Agustus 2015

YAKIN BANYAK ANAK BANYAK REJEKI



Setiap ketemu saduara pasti di tanya ,anaknya baru 1 ? Jangan hanya satu kasihan nanti gak ada teman nya ! Dan bla bla bla, saya sendiri sebenarnya mau punya anak lagi tapi ada alasan rahasia yang membuat saya dan suami sepakat cukup punya anak satu saja. Sekalian menyukseskan program pemerintah. Siapa tau dengan suksesnya program KB negri Indonesia makin makmur.


Tapi saya tetap menghargai mereka yang ingin punya anak banyak, toh dulu saya juga berasal dari keluarga besar. Saya anak ke 7 dari 9 bersaudara. Maklum dulu Alm Ibu saya tak kenal itu KB ,gak bisa alasan nya. Saya merasakan asiknya punya saudara banyak,tapi merasakan banyak kesulitan pastinya.karena Ayahku hanya seorang Pemborong waktu itu. Saya tak ingin mengingat ingat kesulitan itu, yang penting sekarang saya dan saudara saudara yang lain nya sudah hidup berkecukupan dengan berbagai Profesi . Ada yang jadi PNS, petani Sukses dan IRT biasa seperti saya. Aku dan saudara ku yang lain nya tinggal berjauhan .Jarang sekali bisa berkumpul seperti waktu kami kecil dulu. Saat lebaran pasti ada saja 1 atau 2 orang yang tak bisa pulang.


Terakhir kami bisa berkumpul tahn 2005 ,sudah 10 tahun yang lalu. Tapi karena teknologi yang sudah maju aku dan saudara  ku yang lain tetap bisa berkomunikasi dengan lancar. Ditambah lagi dengan paket telfon murah .Hampir setiap hari saya ngobrol kesana kemari tentang apa yg lg tren , buah apa yang lagi musim,masak apa yang enak. Pokoknya tak ada jarak di antara kami.


Yang paling ku ingat dulu permainan di masa kecil tak ada gatget seperti sekarang ini ,walaupun teknologi itu baik tapi harus lebih waspada ke dampak buruknya. Pernah terjadi pada salah seorang teman, seorang balita 3 tahun asik menonton di tab oranng tuanya ,padahal itu film dewasa. Walau pun si balita belu tentu mengerti apa yg ia lihat tapi ini kelalaian orang tua. Walaupun aku belum bisa menjadi orang tua yang baik untuk putri ku satu satunyaa tapi akan berusaha. Semoga di beri kemudahan oleh ALLAH Swt.

Tidak ada komentar: