Laman

Tuesday, October 13, 2015

NUSANTARA SEHAT "MEREKA ITU NYATA DAN BENAR BENAR ADA"




Jika biasanya saya hanya mendengar atau melihat di TV kisah dokter, bidan,perawat,seta tenaga kesehatan lain nya yang berjuang di  daerah terpencil alias desa tertinggal, kali ini saya lebih mengenal mereka di acara Nusantara Sehat TEMU BLOGGER  #SahabatJKN . Acara yang diadakan tanggal 13 Oktober 2015 di Hotel Artotel Jakarta.

Walaupun saya datang terlambat tapi saya mengikuti jalan nya acara melalui live tweet teman teman yang sudah hadir duluan. Sayang sekali ya saya tak sempat mendengarkan langsung sambutan keren dari mas Anjari, Bu Murti Utami dan narasumber keren  Kang Maman, penulis yang sering muncul di TV. Saya baru tau program nusantara sehat adalah salah satu bentuk kegiatan yang di canang kan oleh Kemenkes. Kemenkes mendorong seluruh tenaga kesehatan profesional dalam  program nusantara sehat. Dengan cara mendaftarkan diri melalui situs resmi Nusantara Sehat atau langsung menemui panitia pendaftaran Program yang ada di Kemenkes. Sayang sekali diriku tak sesuai kriteria,kalo ga sudah daftar diriku ini he he he he.

Peserta nusantara sehat adalah  para tenaga profesioal kesehatan seperti  :

- Dokter
- Dokter gigi
-Perawat  bidan,
-Tenaga kesehatan lingkungan,
-Ahli Tehnologi laboratorium medik
-Tenaga kefarmasian
-Tenaga kesehatan Masyarakat

Pengiriman peserta ke 44 wilayah pencapaian di kabupaten daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan ( DTPK). Dengan jumlah 120 puskesmas yang akan di tuju. Para peserta adalah mereka yang berusia  di bawah 30 tahun. Satu tim yang seharusnya 9 orang menjadi 8 orang karena kurangnya dokter gigi.
 Mereka menjadi satu tim  yang terdiri dari 8 petugas 5 wanita dan 3 laki- laki. Sebulan 8 kali melakukan puskesmas keliling.Seluruh peserta di bekali keahlian medis  dan non medis mereka juga di berikan pemahaman terhadap budaya budaya lokal sehingga mereka bisa berinteraksi dengan petugas kesehatan setempat  dan masyarakat lokal. Dan tidak minta pulang pastinya.

Dari 100 dokter nyatanya hanya 13 dokter yang mendaftar perlu di pertanyakan dimana sumpah socrates para dokter ini. Tapi seperti itu lah kenyataan nya ! masih hangat ,ceritanya semalam saya tak enak badan dan berencana berobat ke Dr yang ada jadwal tugas di tempat suami saya kerja. Jadwal nya pukul 00.18-00.20 saya datang jam 00.18,menunggu hingga jam 00.19 dr yang di tunggu tak datang ,di tanya ke bagian operasi ada info gak dari sang dokter ? jawaban nya  tak ada,akhirnya saya pulang dan tak jadi berobat.( halah jadi curhat.). Harus nya para dokter seperti ini mencotoh semangat peserta Nusantara Sehat.


Kembali ke Nusantara Sehat yuk, Penjelasan dari Drg Murti Utami yang santai dan bersahabat membuat suasana menyenangkan, juga Mas Anjari sebagai kepala opini publik ,sebagai narasumber  Kang Maman klop deh pokoknya .
Hadir juga Ibu Dian Sarminarsih dari staf khsusus Mentri di bidang pemberdayaan masyarakat.

Program nusantara Sehat akan menghasilkan banyak perubahan  jika di lakukan bersama, .
Seorang peserta nusantara sehat di wawancarai saat acara berlangsung  yang bernama putri yang bertugas  di Long Pahangai .Transportasi utama di tempuh dengan jalan air ,6 jam perjalanan ke lokasi terjauh.Pernah mengalami kehabisan bahan bakar ,sehingga harus mendayung sampai ke tujaun. Perjuangan nya luar biasa yeee ! Jadi malu saya yang di kota besar aja bisa kesasar .


Saat sesi tanya jawab ada peserta yang bertanya mengapa 2 tahun ? cukup 2 tahun dulu nanti jika memang cocok bisa diadakan program selanjunya. Dan jika selama 2 tahun ada cinta lokasi ya itulah namanya dinamika kehidupan. Menurut Bu Murti Utami tugas tim tak hanya melayani kesehatan tapi lebih ke mensosialisasikan  bagaimana cara hidup sehat, seperti cara mencuci tangan yang baik dan benar juga buang air besar dan kecil pada tempatnya.

 Pernah kejadian MCK bersih banget tapi kenyataan nya masyarakat malah BAB di Kali di sinilah perlu nya tim Nusantara Sehat untuk lebih mensosialisasikan cara hidup sehat. Juga mengajak marsyarakat agar mau melahirkan di bidan dan puskesmas yang ada. Jika itu semua terlaksana bisa di katakan Tim sukses melaksanakan tugasnya.

Selain memperbaiki gizi masyarakat daerah terpencil Tim nusantara sehat juga mengajak masyarakat agar hidup sehat ,sekarang tak cukup hanya dengan empat sehat 5 sempurna, harus di tambah hidup sehat.

Mau 10 atau 20 pilar yang di ciptakan, tak akan ada hasilnya jika dilakukan sendiri. Satu program Nusantara sehat akan menghasil kan banyak perubahan positif asal kita lakukan bersama.



Indonesia Itu seperti Puzzle jika ada kepingan yang hilang , itu bukan Indonesia lagi "Kang Maman "




                                  Sumber foto hasil Jepretan Mak Tanti , Maaf ya mak Ijin ,Boleh ya Please



















1 comment:

Anjar Setyoko said...

memang benar sekali mbak ria handayani nusantara sehat harus dilakukan bersama dan saling bersinergi,,!! mantap dah tulisannya BTW ada lomba live tweet menang atau nggak ??