Laman

Wednesday, April 13, 2016

Pameran Seni Faber-Castell "Kreativitas Tanpa Batas"


Walaupun sudah menjadi Ibu Rumah Tangga saya sangat mengenal alat tulis Faber-Castell, karena sewaktu sekolah saya menggunakan pensil warna Faber-Castell. Sekarang berlanjut ke puteri saya yang duduk di kelas 2 Sekolah Dasar.

Sayangnya seiring kemajuan zaman kebiasaan menggambar dan mewarnai semakin berkurang dan tergantikan oleh permainan berbasis aplikasi di smartphone dan tablet. Padahal dengan menggambar ada banyak sekali manfaatnya, satu gambar bisa memberikan banyak makna dan dan mewakili banyak kata.

Pada tanggal  11 April 2016 resmi dibuka pameran seni “Kreativitas tanpa batas” sekaligus jumpa pers. Pameran akan berlangsung selama  7 hari yaitu sejak tanggal 11 hingga 17 April 2016 di Lippo Mall Puri. Selain pameran akan ada beragam kegiatan dan aksi yang berkaitan dengan seni dan sastra, diantaranya:

1.       Workshop menggambar komik strip bersama Beng Rahardian
2.       Workshop menghias kreatif bersama Marta Puri
3.       Workshop Art & Graphic bersama Sarwendah ditutup dengan lomba gambar anak-anak pada minggu 17 April 2016



      Dalam kegiatan ini dipamerkan karya-karya pemenang lomba dan juga akan dihadirkan karya instalasi dengan menggunakan medium pensil hasil karya seniman Jerman Kerstin Schulz. Indonesia merupakan negara ketiga yang mendatangkan karya ini setelah Jepang dan Singapura.


      Faber-Castell sebagai produsen alat tulis terbesar dan tertua di dunia mendukung pembentukan generasi kreatif di Indonesia melalui serangkaian kegiatan sejak tahun 2011, diantaranya lomba gambar dengan kategori nasional untuk anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang melibatkan puluhan ribu peserta di Indonesia.


      Faber-Castell juga mengadakan perlombaan menggambar yang melibatkan para pemuda-pemudi Indonesia hingga para profesional melalui lomba bertemakan kepedulian lingkungan, menggunakan produk "art and graphic". Sedangkan untuk mendorong kebiasaan positif melalui menulis secara manual, Faber-Castell juga menantang kawula muda  Indonesia melalui lomba menulis cerita pendek dengan menampilkan tema favorit yang sangat dekat dalam kehidupan sehari-hari.


Yandramin Halim Managing Director PT Faber-Castell Internasional Indonesia mengungkapkan Kreatif Thinking ke Kreatif Making, artinya kreativitas bukan lagi diukur dari ide tetapi produk secara nyata. Hal ini mendasari perlu adanya aktualisasi ide melalui produk, diantaranya melalui sebuah pameran seni “Kreatifitas tanpa batas”.

"Pikiran manusia memiliki dimensi tanpa batas, kreativitas sebagai bagian dari proses pikir ini juga tidak memiliki batas, tergantung sejauh  mana sang pemilik pikiran mampu dan mau mengembangkannya, inspirasi tersebut yang menjadi tema kegiatan kali ini", kata Pak Halim.

Fransiska Remila Brand Manager Faber-Castell Internatonal Indonesia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada semua karya dari semua kegiatan yang pernah dilakukan oleh Faber-Castel sebelumnya, dari lomba gambar hingga menulis cerita pendek. Di Jakarta selain berlangsung di Lippo Mall Puri, pameran juga akan dilaksanakan di Lippo Mall Kemang dan Emporium. Selanjutnya pameran juga akan diselenggarkan di Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Medan.

8 comments:

dewi ratih said...

Wah, keren2 banget karyanya ya mak...faber castel emg bagus alat tulisnya

Wina Silfanna said...

Keren keren ya karya nya, jadi teringat sd smp dulu pake klir Faber castle

Adi Mangunkusumo said...

mantep ini event, hasil karya yang di pajang super kerenn

Cerita Bunda said...

keren-keren yaah karyanya, saya juga dulu waktu SD pakainya fabel castell hehehe...gimana yah mba biar anak-anak suka menggambar?

Ria Handayani said...

Saya suka mewarnai dengan Faber-Castell.

Agung Han said...

Faber castel, sudah sangat familiar
salam sehat dan semangat

Adriana Dian said...

Keren banget acaranya ya Mak.. Karya-karyanya apalagiii. Ntar main-main kesana ah liat pamerannyaaa. Makasi reviewnya Mak Riaa :D

Bloggerpedia ID said...

ini dari pensil?

keren loh yang bentuknya wajah itu.