Laman

Senin, 07 Agustus 2017

PWHC Klinik Layanan Kesehatan Khusus Perempuan

Sewaktu pulang dari mudik saya agak kaget bertemu dengan tetangga saya yang rambutnya nyaris gundul. Sebelum saya mudik memang tetangga pernah cerita ada benjolan di payudaranya dan sudah dioperasi. Karena hasilnya tidak diketahui sehingga dilakukan pemeriksaan ulang, dan di pemeriksaan kedua tetangga saya divonis menderita kanker payudara dan harus menjalani kemoterapi sebanyak 6 kali. Saat dia berjemur di pagi hari saya ngobrol-ngobrol dan sedikit memberikan dukungan agar dia tetap semangat dan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk kesembuhannya.


Dr.dr Raditya W


Itulah mengapa penting sekali bagi kita kaum wanita agar tak perlu malu atau takut untuk memeriksakan kejanggalan yang ada di tubuh kita, jangan sampai menunggu sakit sudah stadium lanjut baru memeriksakan diri. Selain Kanker Payudara, Kanker Serviks adalah penyakit yang ditakuti oleh para wanita termasuk saya. Memang saya akui terkadang malas ke Puskesmas atau Rumah Sakit karena saya pikir nanti bertemu banyak orang sakit dan besar kemungkinan tertular penyakit. Sama seperti yang dikatakan Dr. dr. Raditya Wratsangka saat acara Blogger Gathering Prodia Women’s Health Centre (PWHC ) pada tanggal 4 Agustus 2017 lalu.

PWHC klinik khusus wanita


Apa itu PWHC?

Pasti semua sudah tak asing lagi dengan Prodia, PT Prodia Widyahusada Tbk. Adalah pelopor sekaligus pemimpin laboratorium klinik di Indonesia. Sedangkan PWHC sendiri telah diresmikan sejak 8 Maret 2017 bertepatan dengan International Women’s Day. PWHC adalah klinik dengan layanan kesehatan khusus perempuan berbasis Women-Wellness yang pertama di Indonesia yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi no. 77 Jakarta Selatan. PWHC memberikan layanan kesehatan yang komprehensif berfokus pada Obstetric Gynaecology mulai dari pencegahan dini, pencegahan lanjutan, diagnostic center hingga konsultasi dokter, dengan desain khusus yang didukung perlengkapan teknologi diagnostik terbaru. Seperti yang disampaikan Ibu Rini sebagai Project Manager PWHC, “PWHC didirikan karena perempuan pantas mendapatkan perlakuan khusus, di PWHC pelanggan tidak   perlu antri lama. Karena pelanggan bisa janjian terlebih dahulu”. Populasi perempuan di Indonesia hampir separuh dari total penduduk yang mencapai sekitar 254,9 juta jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015.



Saya sendiri pernah dioperasi karena adanya benjolan di ketiak yang istilah dokternya kelenjar susu. Pada waktu itu tahun 2006 saya belum menikah dan diliputi rasa cemas. Setelah melakukan beberapa kali pemeriksaan walaupun tergolong bukan tumor ganas akhirnya saya dioperasi. Sekarang setelah 10 tahun benjolan itu ada lagi, saya juga sudah periksa ke dokter dan berupaya menghindari makanan yang dapat memicu membesarnya kelenjar tersebut dan terus berdoa agar ini bukanlah penyakit serius yang perlu penanganan khusus.


Pemeriksaan / Layanan di PWHC

Di PWHC para pelanggan perempuan memiliki banyak pilihan untuk melakukan pencegahan penyakit dengan berbagai jasa layanan, yakni :
  1. Pencegahan dini (primary prevention): - Penyuluhan/edukasi dan - Vaksinasi/imunisasi
  2. Pencegahan lanjutan (secondary prevention): - Medical check up - Tes laboratorium lengkap dan - Pap smear
  3. Diagnostic Centre: - USG ObGyn - Colposcopy - LLETZ - Hysterosalpingography - USG Breast - X Ray (Rontgen) dan - Electrocardiography  
  4. Konsultasi dokter baik dokter umum maupun dokter spesialis dan sub spesialis

Dalam waktu dekat PWHC juga akan menyediakan layanan Hysteroscopy dan Mammography mengacu pada Well-Woman Annual Health Assessment Recommendations (ACOG, 2012) dimana strata usia pasien dibagi berdasarkan strata usia yaitu 13-18 tahun, usia 19-39 tahun, usia 40-64 tahun, usia 65 tahun ke atas, kebutuhan setiap strata berbeda dan PWHC dapat melayani sesuai strata tersebut.

Ruang pemeriksaan Pap smear



Ruang Pemeriksaan Pap smear

Saya dan teman-teman blogger mendapat kesempatan melihat ruangan pemeriksaan yang ada di PWHC, dan saya pun merasakan kenyamanan di setiap ruangan. Bahkan kami juga melihat langsung bagaimana cara pemeriksaan Pap smear dengan perlengkapan diagnosis terbaru. Kursi yang bisa turun naik dan layar monitor agar pelanggan juga bisa melihat langsung bagaimana proses pemeriksaan.
Sekilas tentang Pap smear merupakan sebuah tes pemeriksaan keadaan sel-sel pada leher rahim dan vagina. Dengan pemeriksaan rutin, perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker bisa terdeteksi. Seperti yang disarankan para ahli bahwa wanita usia 21 tahun ke atas atau yang sudah menikah dan aktif melakukan hubungan seksual agar melakukan Pap smear. Sebaiknya Pap smear dilakukan rutin setiap 3 tahun untuk wanita berusia 21-65 tahun.

Jadi ingat percakapan di salah satu grup WhatsApp yang membahas tentang Pap smear. Bagi para wanita yang sudah pernah melakukan Pap smear, ini adalah suatu yang biasa dan tidak menakutkan. Berbeda dengan yang belum pernah melakukan Pap smear, pasti akan ada rasa takut, malu, dan rasa-rasa lainnya. Tapi Pap smear sendiri sangat disarankan karena dengan rutin menjalaninya kita bisa mencegah diri dari risiko kanker serviks. Dengan pemeriksaan rutin seandainya memiliki sel-sel bersifat kanker, supaya bisa segera diobati lebih dini agar kanker tersebut tidak berkembang menjadi ganas.



Tentang Prodia

Laboratorium Klinik Prodia pertama didirikan di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi yang salah satunya Dr. Andi Widjaya, MBA. Dengan komitmen mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Hingga saat ini Prodia telah tersebar di hampir seluruh provinsi di Tanah Air, dan telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 273 outlet Prodia, terdiri dari  131 laboratorium klinik: 
  • 10 diantaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik Prodia Health Care (PHC)
  • 1 PHC stand alone
  • 3 klinik khusus
  • 12 laboratorium Rumah Sakit
  • 126 Point of Care (POC) Service di klinik dokter yang tersebar di 31 provinsi dan 114 kota di Indonesia


Ternyata Prodia sudah 43 tahun hadir di Indonesia untuk menjadi solusi kesehatan bagi masyarakat, dengan standar layanan komprehensif yang didukung oleh perlengkapan diagnosis teknologi terbaru. Untuk informasi lengkapnya kita bisa mengunjungi www.prodia.co.id. Jadi kita tak perlu takut memeriksakan kesehatan lagi ya, baik itu Pap smear ataupun tentang kejanggalan yang ada di tubuh kita. Salam sehat selalu.



19 komentar:

hida mengatakan...

Jadi perempuan emg hrs extra mnjaga kesehatan terutama organ intim ya mbk. Dulu aku jg prnah kena tumor d payudara tp alhamdulillah sdh g ada. Sejak menikah jg prnah papsmear,spy kita bisa terdeteksi pabila ada gejala penyakit. Sayang g ikut di kunjungan prodia kmrn..

Ria Bilqis mengatakan...

Alhamdulillah tumornya jinak ya mba Hiquds. Semoga bisa ikutan blogger gathering Prodia selanjutnya.

Lubena Ali mengatakan...

Iya bener, paling males kalau harus antri di klinik, apalagi tempatnya tidak nyaman.

Dewi Nuryanti mengatakan...

Cocok nih untuk dirimu periksa hamil. Tempatnya privat dan nyaman. Mudah dijangkau pula.PWHC didesain sesuai dg karakter wanita yaa. Keren tempatnya.

Rach Alida Bahaweres mengatakan...

Semoga PWHC membuka kliniknya lebih banyak di berbagai daerah di Indonesia sehingga banyak perempuan yang menerima manfaatnya ya mba

mpo ratne mengatakan...

Siapa yg tidak Ingin sehat? Pasti LAh semua orang tapi Kita yg malas melakukan pemeriksaan Dan memganggap tubuh baik baik saja. Cegah sebelum sakit

Tetty Hermawati mengatakan...

Saudaraku juga kena kanker, telat ketauan, udah dioperasi pun tidak terselamatkan.

Ria AS mengatakan...

Jujur, aku dari kemarin mau ke klinik mau pap smear tapi masih takut. Kata temenku sakit banget. Harus membulatkan tekad nih agar segera melakukan pap smear

Gita siwi mengatakan...

sangat personal tempat ini bagi perempuan yang datang. Dibuat sedemikian nyaman jadi membuat siapapun yang datang akan leluasa berkomunikasi tentang kesehatannya

Liswanti Pertiwi mengatakan...

Pemeriksaan dini memang penting. Saya dah beberapa bulan ga Papsmear. Mahal ga Papsmear di tempat ini

Kurnia amelia mengatakan...

Tempatnya nyaman , ga bau kaya rumah sakit pula jadi ga parno kalau kesini.

Nefertite Fatriyanti mengatakan...

Perempuan memang rentan, PWHC klinik yang tepat ya mba

Windah tsu mengatakan...

Walah, benjolannya gak bahaya kan mbak? Semoga segera pulih ya. Ngerinya tumor tuh ini, bisa kambuh atau tumbuh lagi

Leyla Hana mengatakan...

Duh serem banget kalau ada orang dekat yg menderita kanker. Jadi was-was dan ingin medical checkup.

Een Endah mengatakan...

Perempuan memang harus sehat.terutama bagian reproduksi....sy salut kehadiran klinik ini...nyaman utk melakukan pemeriksaan

Keke Naima mengatakan...

Asiknya klinik ini khusus perempuan. Jadi harapannya lebih mengerti apa yang perempuan butuhkan

Nita Lana Faera mengatakan...

Prodia nggak jauh dari rumah juga ada ini. Kalau pemeriksaan PD saya pernah, waktu itu karena sesekali nyeri, bukan karena ada benjolan. Hasilnya ketahuan kan kalau ternyata alergi MSG.

Winny Widyawati mengatakan...

Prodia dari dulu dikenal laboratorium bagus, sekarang udah punya PWHC pastinya bagus juga ya udah keliatan dari fasilitasnya

Anisa Deasty Malela mengatakan...

Tanteku juga ada yg meninggal karena kanker serviks, padahal dia sangat peduli dg kebersihan diri dan lingkungannya. Hanya karena malas periksa pap smear, fatal akibatnya.