Minggu, 08 Maret 2020

Kemudahan Menggunakan Listrik Prabayar



Di rumah saya sudah menggunakan listrik prabayar sejak tahun 2012, berarti ini sudah tahun ke 8. Banyak yang enggan beralih ke listrik prabayar dengan alasan, misalnya:
  • Khawatir bunyi tengah malam.
  • Ribet cara mengisi pulsanya.
Padahal tidak seperti itu, listrik prabayar tidak akan bunyi jika kita isi secara rutin. Kita siapkan saja anggaran, misalnya setiap bulan kita biasanya membayar tagihan listrik berapa?
Jika setiap bulan biasa membayar tagihan listrik Rp 150.000 kita isi saja setiap tanggal 1 sebesar nominal tersebut. 

Pengalaman saya hampir 8 tahun menggunakan listrik prabayar baru satu kali bunyi tiiiit karena suami saya yang biasanya rutin mengisi pulsa lupa. Memang iya sih bunyinya berisik, saya saja yang rencananya nunggu suami pulang baru mau mengisi pulsa gak tahan karena baru 5 menit bunyinya berisik sekali. 

Cara mengisi pulsa juga sangat mudah bisa membeli ke counter pulsa, ke minimarket atau bisa juga menggunakan internet banking. Saya yang baru pertama kali mengisikan pulsa token juga langsung bisa, tinggal masukkan nomor meter pelanggan dan ID pelanggan. 

Berikut cara mengisi token listrik PLN
  1. Ketik 20 digit angka yang ada di token PLN.
  2. Jika ada kesalahan ketik backspace untuk membatalkan.
  3. Jika sudah benar ketik tombol enter untuk mengaktifkan stroom.
  4. Jika 20 digit angka yang dimasukkan benar maka stroom listrik akan bertambah. Pada layar tertulis Benar.
  5. Jika 20 digit angka yang dimasukkan salah maka stroom listrik tidak akan bertambah. Di layar tertulis Salah jadi ulangi langkah 1 - 4 di atas. 

Mudah kan 👆

Keuntungan menggunakan listrik prabayar saya rasakan banyak di antaranya:
Saya tidak perlu antri bayar listrik, hemat waktu, hemat biaya transportasi juga. 
Dengan listrik prabayar kita jadi belajar lebih hemat dalam menggunakan televisi, lampu, kipas angin dan lannya. Jika tidak digunakan sebaiknya dimatikan.
Tidak ada denda jika telat membayar iuran listrik.

Listrik prabayar juga memiliki sistem tersendiri dimana saat ada masalah akan ada indikator yang muncul. Insya Allah akan terbebas dari konsleting listrik hingga kebakaran. Ini saya alami saat kipas angin di rumah saya tiba-tiba mati dan meteran langsung turun. Setelah dinyalakan kembali dan saya coba untuk menyalakan kipas angin lagi ternyata meteran turun lagi. Berarti sumber masalahnya kipas angin sehingga saya memutuskan untuk membuang saja kipas angin itu daripada membahayakan. 

Gimana? Masih mau bilang takut listrik prbayar bunyi tengah malam. 

1 komentar:

  1. aku mah ya bayar setelah pemakaian karena rumahnya sudah lama ya, kalau perumahan baru semua pakai token

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Cara Merubah Data BPJS Agar Sesuai KTP

Sudah lama saya mengetahui bahwa nama di Kartu BPJS suami saya tidak sama dengan nama di KTP. Karena sibuk dan saat berobat ke faskes 1 tida...