Rabu, 08 September 2021

Dongeng Indonesia untuk Stimulasi Perkembangan Karakter

 


Saya senang sekali saat mengetahui bahwa Nestle Dancow menghadirkan dongeng Aku Dan Kau. Dengan tema Indonesia Mendongeng mengangkat dongeng asli Indonesia yang kaya dengan nilai-nilai budaya Indonesia yang penting untuk diperkenalkan kepada Si Buah Hati sejak usia dini. 


Kebetulan Dita anakku sangat suka dengan buku cerita. Setiap malam dia selalu membuka buku cerita dan minta untuk dibacakan. 


Mendongeng  memiliki  banyak  manfaat  bagi  Si  Buah  Hati diantaranya:

- Dapat membantu anak memperkaya  kosa  kata.

- Meningkatkan  rasa  percaya  diri.

- Membantu  mempelajari  bahan  bacaan  yang  lebih  sulit. 


Studi menunjukkan adanya korelasi  mendongeng  dengan  pembentukan  nilai  moral  dan  karakter.  Melalui  dongeng,  Bunda dan Ayah memberikan afirmasi positif nilai-nilai kehidupan, yang membantu memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.


Melalui kanal Youtube tanggal 2 September 2021 lalu saya mengikuti virtual press conference Nestle Dancow Nutritods yang dihadiri oleh narasumber:

- Dr. Muhammad Hasbi, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

- Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis.

- Ariyo Zidni, Pendongeng dan Pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia.

- Meisya Siregar, Brand Ambassador Nestle DANCOW Nutritods.

- Lydia Sahertian, Brand Manager DANCOW Nutritods.



Lydia Sahertian, selaku Brand Manager DANCOW Nutritods mengatakan, “Sebagai ahli tumbuh kembang Toddler dan Prasekolah, Nestle DANCOW percaya bahwa stimulasi sejak dini sangatlah penting, dan mendongeng kepada Si Buah Hati memberikan manfaat positif bagi kemampuan kognitif, bahasa, emosional, dan perilaku sosial Si Buah Hati. Karenanya kami kembali menghadirkan Dongeng Aku dan Kau dengan dongeng-dongeng asli Indonesia yang sangat disukai anak-anak seperti Kancil dan Kerbau, Pangeran Palasara dan Kluntung Waluh. Melalui 15 cerita dongeng asli Indonesia ini, kami mengajak para orangtua untuk lebih aktif lagi membacakan dongeng kepada Si Buah Hari untuk mempererat hubungan emosi, memberikan stimulasi, serta menjadikan dongeng Indonesia sebagai tradisi tak ternilai bagi Bunda/Ayah dan Si Buah Hati.”



Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis menjelaskan, "Mendongeng adalah kegiatan stimulasi tepat dan asyik untuk optimalkan seluruh dimensi tumbuh kembang Si Buah Hati. Membacakan dongeng rakyat Indonesia juga akan membantu Si Buah Hati mengenal dan mengapresiasi budaya kita, ia akan belajar tentang nilai-nilai moral serta karakter positif seperti keberanian, kasih sayang, dan kepedulian. Mendongeng jadi momen menyenangkan bersama Bunda Ayah yang akan ia kenang sampai usia dewasanya nanti."



Kegiatan ini pun mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Dr. Muhammad Hasbi, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbudristek RI menuturkan, “Kami senang dan menyambut baik Program DANCOW Dongeng Aku dan Kau: Indonesia Mendongeng ini yang sejalan dengan visi-misi Kemendikbudristek, khususnya Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang bercita-cita agar setiap anak Indonesia berkesempatan mendengarkan cerita dongeng. Kemendikbudristek pun terus mendorong peningkatan kompetensi mendongeng untuk guru (PAUD) dan orangtua.”



Pendongeng dan pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Ariyo Zidni menuturkan, “Dongeng rakyat Indonesia mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kerajinan, gotong royong, berbuat baik dan menolong orang lain, yang dapat membantu Si Buah Hati dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. Kisah dongeng Pangeran Palasara misalnya, dapat mengajarkan Si Buah Hati tentang pentingnya berbesar hati dan berbuat baik pada sesama.”


Kemampuan anak untuk berimajinasi dan memecahkan masalah umumnya muncul pada usia 18-24 bulan (Colson et al., 1997). Memasuki masa Toddler dan Prasekolah (3-6 tahun), kemampuan kognitif, bahasa, emosional dan perilaku sosial anak mengalami perkembangan pesat serta menjadi fondasi perkembangan kognitif (Rosales et al., 2009). Agar stimulasi yang diberikan melalui mendongeng dapat diterima anak secara maksimal, orangtua juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi serta aktivitas Si Buah Hati dan lingkungan penuh cinta dari Bunda dan Ayah. 


Untuk mendapatkan Buku Dongeng Aku dan Kau secara gratis cukup dengan membeli Nestle DANCOW 1+/3+/5+ Nutritods ukuran 800 gr atau 1 kg semua varian (bertanda khusus). Berbagai kegiatan Indonesia mendongeng akan didukung berbagai keseruan secara digital diantaranya mewarnai karakter via website DANCOW, tepatnya www.dancow.co.id/dpc/dongengakudankau, tutup Lydia.


Bagaimana dengan Mama di rumah, suka mendongeng juga kan untuk si kecil? 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Hilangkan Stres dengan Bermain Game

Hampir dua tahun sejak virus corona masuk ke Indonesia, aktivitas menjadi terbatas, jalan-jalan untuk sementara dilarang. Kebayang kan di ru...