Kamis, 18 Juli 2019

Aplikasi Bagi Pemilik dan Pengguna Rumah Kos



Siapa yang pernah ngekos? Pertama tinggal di Jakarta saya ngekos dekat tempat kerja. Awalnya cari kos kosong itu tidak mudah, waktu itu saya tanya ke teman-teman. Setelah dapat pun, saat tiba waktu pembayaran kadang saya lupa membayar hahaha. Beneran lupa bukan pura-pura lupa ya😊. Ya namanya juga sibuk kerja, berangkat pagi pulang sore, kadang berangkat sore pulang pagi, sampai tempat kos kadang sudah lelah. Sedangkan ibu kos yang waktu itu single parent juga jarang di rumah. Kebayang kan, mungkin saat dia sudah butuh uang untuk bayar ini itu, saya malah lupa bayar uang kos. Maafkan ya ibu kos yang baik hati.

Selasa, 16 Juli 2019

Begini Rasanya Tinggal di Perkampungan Padat Penduduk

Sumber foto www.pixabay.com

Halo apa kabar? Kali ini saya mau curhat receh pake banget. Sudah beberapa kali saya mengunjungi apartemen, menurut saya enak juga tinggal di apartemen, hunian tampak rapi dan minimalis gitu ya. Tapi sejauh ini saya masih nyaman tinggal di perkampungan yang padat penduduk. Jika suatu saat nanti ada rezeki dan saya bisa tinggal di apartemen, baik milik sendiri atau sewa itu takdir namanya. Nah saya mau cerita suka duka tinggal di perkampungan dan apa kelebihannya, yuk lanjutkan.

Sabtu, 13 Juli 2019

Cara Mengatasi Anak Susah Makan


Apa yang menjadi kendala banyak ibu-ibu dengan balita seperti saya? Ya jawabnya anak susah makan. Dalam artian anak tidak lahap makan. Sebenarnya ini bukan kali pertama, sejak MPASI Dita sudah menunjukkan kalau makannya gak lahap. Tetapi saya selalu memberi afirmasi positif, setiap malam saya sounding supaya besok makannya lahap dan banyak.

Berhasil? Tidak gaes, Dita makan setengah mangkuk kecil jika habis sudah bersyukur banget. Tapi saya tetap coba tenang supaya tidak stres dan emosi menjadi buruk. Saya juga sudah coba berikan penambah nafsu makan seperti madu anak, minyak ikan setelah Dita berusia di atas satu tahun. Masih begitu saja selera makannya tetap gak banyak. Beberapa waktu lalu saya terpengaruh tetangga yang memberi anaknya jamu cekokan. Padahal menurut psikolog itu termasuk KDRT karena ada unsur pemaksaan terhadap anak.

Cara lainnya yang saya lakukan adalah selalu mengganti menu makanan Dita. Contohnya hari Senin saya masak sup ayam dan tempe goreng, hari Selasa sayur bayam dan ikan goreng. Hari selanjutnya brokoli dan tahu, meskipun makannya tetap tidak banyak saya terus berusaha karena saya ingin kebutuhan gizinya terpenuhi. Kunci keberhasilan jangan stres dan membandingkan anak kita dengan anak orang yang bertubuh gemuk. Yang terpenting tumbuh kembangnya sesuai dengan usianya, juga berat badan anak masih normal.

Pernah juga saya membeli bubur bayi sehat yang dijual setiap pagi di dekat rumah. Tapi ini tidak berlangsung lama karena Dita bosenan. Adanya bubur bayi sehat ini sangat membantu, terkadang pagi-pagi saya masih repot dan belum ada makanan untuk Dita, jadi bisa beli dan langsung disuapin ke anak. Memang sih lebih enak buatan sendiri, selain kandungan gizinya lebih lengkap kita juga tahu cara memasaknya dan kebersihannya. Tapi sesekali membeli tidak masalah, ya kan?


Menu MPASI
Pada usia 0-6 bulan anak cukup diberi ASI saja, alhamdulillah waktu itu ASI saya cukup sehingga tidak perlu tambahan susu formula. Meskipun berat badannya tidak naik terlalu banyak tapi yang penting sehat juga kebutuhan gizinya terpenuhi. Usia 6 bulan mulai saya berikan bubur halus yaitu bubur yang terbuat dari : 1 genggam beras merah, 1 buah wortel, daging ayam atau ikan secukupnya. Dimasak hingga matang lalu disaring. Sayuran dan protein hewani/ protein nabati bisa diganti-ganti, supaya anak mengenal banyak rasa. Sejak usia Dita lebih dari setahun mulai makan menu keluarga, asalkan tidak pedas.

Apakah Dita yang berusia 1 tahun 5 bulan sekarang makan dengan lahap? Mungkin karena sedang tumbuh gigi geraham sehingga selera makannya belum stabil. Tapi saya tetap berusaha memberikan yang terbaik. Setiap hari saya usahakan ada saja yang dimakan oleh Dita. Bisa telur rebus, roti atau buah-buahan yang dia sukai seperti pisang, anggur, semangka dan jeruk. Bagaimana dengan anak-anak bunda? Apakah makannya lahap? Sharing yuk di kolom coment.


Senin, 08 Juli 2019

Liburan Keluarga ke Orchid Forest

Bunga Anggrek bisa dibeli

Sudah lama saya gak ikut jalan-jalan sejak punya bayi, alhamdulillah beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 3 Juli 2019 saya ikut ke Orchid Forest Cikole tepatnya di Lembang, Bandung Barat. Ada apa saja di sana? Berikut saya tuliskan di sini.

Rombongan kami berangkat dari Jakarta jam 06.30 pagi. Karena di Bekasi sedang ada proyek pembangunan tol layang Cikampek sehingga lumayan macet. Kami baru tiba di rest area tol Jakarta-Cikampek jam 09:30. Setelah istirahat kurang lebih 30 menit perjalanan dilanjutkan kembali. Rupanya ada kerusakan di bus yang saya tumpangi sehingga kami baru tiba di Orchid Forest jam 1 siang.

Kamis, 20 Juni 2019

5 Tips dan Peluang Bisnis Rumah Kontrakan di Bandung


Kota favorit saya salah satunya adalah Kota Bandung. Kota yang pemandanganya indah ini bisa jadi peluang bisnis. Contohnya dengan menyediakan rumah kontrakan di Bandung, bisa jadi bentuk investasi menarik sebagai sumber passive income.
Terdengar mudah ya?
Sebenarnya ini bisa dibilang gampang-gampang susah sih. Apalagi bagi kita yang baru akan memulai bisnis ini dan mencoba mencari properti untuk investasi.

Kamis, 30 Mei 2019

Dokter Spesialis Mata yang Ramah dan Keren


Data Departemen Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa 50 % penyebab Kebutaan warga Indonesia disebabkan oleh Katarak. Seperti diketahui, katarak disebabkan oleh adanya kekeruhan lensa pada mata.
Katarak biasanya dialami oleh kalangan usia tua, karena usia merupakan faktor utama dari penyebab katarak. Namun, kita tahu bahwa kalau usia semakin tua akan mengalami ketakutan yang lebih dibanding usia muda. Apalagi mendengar kata “operasi”, biasanya orang berusia tua lebih takut.
Tapi kita tidak perlu khawatir di zaman modern dan serba canggih ini. Operasi Katarak modern ini merupakan operasi kecil yang hanya membutuhkan waktu 10 hingga 15 menit saja. Metode yang digunakan dalam operasi katarak saat ini bernama “Fakoemulsifikasi”, seperti di KMN EyeCare.
Tak hanya kecanggihan teknologi dan metode yang digunakan, nama dokter-dokter di KMN Eyecare juga sudah terkenal hebatnya. Apalagi mendengar nama “Dr. Ricky E Rooroh, SpM”!
Hampir semua pasien mengatakan bahwa mereka pergi konsultasi ke Dr. Ricky dengan rasa takut sama yang namanya “operasi”. Tapi begitu Dr. Ricky memberikan konsultasi, pasien merasakan keramahan dan kesabaran Dr. Ricky dalam menjelaskan serta mendengarkan keluhan. Dr. Ricky juga berbicara dengan gamblang mengenai kondisi mata pasien yang sebenar-benarnya.
Makanya, sepulang konsultasi dengan Dr. Ricky, para pasien biasanya jadi tidak takut lagi untuk menjalani operasi. Terlebih lagi, sekeluarnya dari ruang praktek Dr. Ricky, pasien sering mendapat penjelasan dari petugas-petugas klinik mengenai kehebatan Dr. Ricky.
“Jangan takut, Bu/Pak. Dr. Ricky merupakan dokter yang mempunyai jam terbang yang tinggi. Pengalamannya di KMN EyeCare sudah sejak 2004 yaitu sejak KMN EyeCare berdiri sampai dengan sekarang,” terang para petugas klinik.
Setelah mendapatkan penjelasan yang lengkap, biasanya para pasien jadi tidak ragu lagi dalam memutuskan untuk menjalani operasi. Ini disebabkan pasien merasa tenang dan percaya bahwa mata pasien akan dijaga dengan baik oleh Dr. Ricky dan tim medis di KMN EyeCare.
Banyak pasien mengatakan bahwa saat di kamar operasi, Dr. Ricky sangat santai dan tenang.
Pembawaan Dr. Ricky yang seperti ini membuat pasien ikut merasa tenang. Operasi pun berlangsung sangat cepat karena kepiawaian Dr. Ricky.
Hari pertama setelah operasi katarak pun, mata sudah dapat jelas melihat. Begitulah Dr. Ricky, dokter spesialis mata yang ramah dan keren di KMN EyeCare.

Cek jadwal praktek Dr. Ricky di sini

Untuk Cek testimoni Klik Disini



Rabu, 29 Mei 2019

Jangan Lupa Membawa Kartu JKN-KIS Saat Mudik Lebaran


Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang sangat menyenangkan, dan sebelum mudik semua dipersiapkan. Dari mulai pakaian, oleh-oleh dan yang paling penting kesehatan. Jika kita mudik dengan kondisi sehat pastinya perjalanan akan lebih nyaman. Nah bagaimana jika di perjalanan mudik, atau setibanya di kampung halaman kita tiba-tiba sakit? Bukannya mendoakan ataupun berharap ya, tapi kita jangan lupa membawa kartu BPJS atau JKN-KIS. Sehingga jika dibutuhkan kita bisa segera berobat. Ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan memberikan prioritas bagi peserta JKN-KIS hingga ke luar kota ataupun saat mudik. Hal ini disampaikan saat konferensi pers "Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan".
Para narasumber yang hadir di antaranya:
  • Ketua YLKI - Tulus Abadi
  • Asisten Deputi Direksi Bidang Pengelolaan Faskes Rujukan - Beno Herman
  • Kepala Humas BPJS Kesehatan - M. Iqbal Anas Ma'ruf

Aplikasi Bagi Pemilik dan Pengguna Rumah Kos

Siapa yang pernah ngekos? Pertama tinggal di Jakarta saya ngekos dekat tempat kerja. Awalnya cari kos kosong itu tidak mudah, waktu ...