Selasa, 31 Juli 2018

Senam Sehat Kolosal Sebagai Bentuk Pola Hidup Sehat Masyarakat


Senam Sehat Kolosal


Selamat pagi, siang, sore, malam. Kali ini kita bicara tentang pola hidup sehat. Pola hidup sehat itu mudah sekali diucapkan, tapi yang paling penting menjalankan pola hidup sehat dan jangan cuma ngomong saja, iya kan. Nah dalam rangka menerapkan pola hidup sehat tanggal 29 Juli 2018 lalu saya mengikuti Senam Sehat Kolosal 18.8.18. Sesuai dengan namanya, kegiatan ini diikuti oleh 18.818 orang, mulai dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, stakeholder terkait juga para Duta BPJS Kesehatan di lapangan Monumen Nasional (Monas). Acara ini dalam rangka menyambut Asian Games XVIII sekaligus merayakan HUT BPJS Kesehatan yang ke -50.

Senin, 30 Juli 2018

Generasi Milenial Dan Koperasi Zaman Now

Diskusi Koperasi Zaman Now

Tanggal 26 Juli 2018 lalu saya menjadi peserta di forum diskusi yang membahas tentang “Koperasi Zaman Now“. Bertempat di Gedung Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Acara dipandu oleh Naomi, dilanjutkan dengan pemaparan dari bapak Ir. Meliadi Sembiring M.Sc selaku Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM.

Jumat, 27 Juli 2018

Berkurban Dengan Superqurban


Hari Raya Idul Adha sebentar lagi, tahun-tahun sebelumnya warga di sekitar lingkungan saya berkurban dengan cara memotong sapi dan kambing kemudian daging sapi dan kambing dibagikan kepada warga sekitar. Warga mampu ataupun tidak semua kebagian hehehe. Sempat terlintas di hati, sebaiknya saya berkurban saja di kampung halaman atau daerah yang benar-benar masyarakatnya jarang makan daging.

Momen Idul Adha merupakan saat yang tepat bagi umat muslim untuk menyediakan sumber protein hewani sehingga dapat dimanfaatkan lebih lama dan berkelanjutan. Bagaimana caranya?

Senin, 23 Juli 2018

Beragam Aktivitas Di Jakarta International Container Terminal


Halo apa kabar, sudah cukup lama saya tidak menulis. Kali ini saya tertarik dengan peti kemas atau istilah kerennya container. Saya sering membayangkan bagaimana cara memindahkan dan merapikan container yang banyak itu. Setelah tanya sana sini dan kebetulan kemarin 19 Juli 2018 ada teman yang berkunjung ke JICT (Jakarta International Container Terminal), saya jadi banyak tahu tentang bagaimana dan alat apa saja yang digunakan.


Menurut data Serikat Pekerja JICT berikut ini adalah KEGIATAN UTAMA JICT:
1. Ship Operations yaitu kegiatan bongkar muat container.
1.1 Impor yaitu bongkar container dari kapal ke truk.
1.2  Ekspor yaitu muat container dari truk ke kapal.
Peralatan yang digunakan adalah Quay Crane, Mobile Harbour Crane, dan Lifting Crane.

2. Quay Transfer Operations yaitu kegiatan transfer container.
2.1 Impor, memindahkan container dari dermaga ke container yard.
2.2 Ekspor, memindahkan container dari container yard ke dermaga.
Peralatan yang digunakan adalah Straddle Carrier, Automated Guide Vehicles, dan Internal Truck.

3. Container Yard Operations
3.1 Lift off impor yaitu memindahkan container dari truk ke container yard.
3.2 Lift on ekspor yaitu memindahkan  container dari container yard ke truk.
3.3 In stack movement yaitu perpindahan container di dalam blok-blok container yard.
Peralatan yang digunakan adalah Rail Mounted Gantry Crane, Super Stacker, Rubber Tyred Gantry Crane, Slide Loader, dan Forklift.

4. Receipt/ Delivery Operations yaitu kegiatan ekspor/impor di Gate House.
4.1 Receipt/ekspor yaitu proses container ekspor di gate house.
4.2 Delivery/impor yaitu proses container impor di gate house.
Peralatan yang digunakan adalah Container Truck, Container Train, dan Gate House.


Proses Kerja di Pelabuhan Container
Pada umumnya proses kerja di Pelabuhan Container dimulai ketika container dari luar pelabuhan datang diangkut dengan truk, kemudian truk akan menunju Container Yard (CY). Di CY container akan diturunkan dari truk menggunakan alat bongkar yang ada di CY (Alat : RTGC, RMGC, Reach Stacker atau Straddle Carrier). Setelah itu truk keluar pelabuhan.
Tahap berikutnya adalah pemuatan container ke kapal laut. Ketika kapal laut yang akan membawa container tersebut telah bersandar, maka container akan dinaikkan ke truk dengan alat bongkar yang ada di CY (truk yang digunakan adalah truk khusus yang sudah disediakan di dalam pelabuhan), kemudian truk akan membawa container menuju Quayside untuk dimuat ke kapal menggunakan alat bongkar khusus di Quayside (CC, HMC, Crane). Proses juga berlaku untuk sebaliknya.

Pelabuhan Container dibagi menjadi 2 yaitu:
  • Container Yard (CY), fungsinya adalah sebagai tempat penumpukan sementara container yang datang dari luar pelabuhan untuk menunggu muat ke kapal, atau sebaliknya tempat penumpukan sementara container yang baru dibongkar dari kapal untuk menunggu diambil truk dari luar pelabuhan.
  • Quayside, fungsinya adalah sebagai tempat bongkar muat container ke kapal laut atau sebaliknya.

Peralatan yang digunakan di JICT:
  • Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC), alat yang khusus digunakan di Container Yard, yang fungsinya bongkar muat dari truk ke container yard atau sebaliknya.
  • Rail Mounted Gantry Crane (RMGC), alat ini hampir mirip dengan RTGC namun yang membedakan hanya di alat penggeraknya yang menggunakan rel, sedangkan RTGC menggunakan ban.
  • Straddle Carrier, alat ini lebih mirip dengan RTGC hanya yang membedakan ukurannya lebih kecil dan bisa bergerak kemana saja dibandingkan dengan RTGC yang geraknya hanya maju dan mundur.
  • Reach Stacker, alat ini seperti mobil tapi memiliki lengan panjang yang bisa digunakan untuk mengangkat container. Reach Stacker adalah alat yang memiliki spreader digunakan untuk menaikkan / menurunkan (lift on / lift off) container di dalam Container Yard atau Depo Container.
  • Container Crane, sebuah alat yang biasanya dimensinya paling besar yang berada di pelabuhan container, mempunyaI lengan yang panjangnya biasanya selebar bahkan melebihi dari kapal laut. Alat geraknya menggunakan rel.
  • Harbour Mobile Crane (HMC), bentuknya seperti crane biasa hanya saja sudah dirancang khusus supaya memiliki kecepatan bongkar muat kontainer yang tinggi jika dibandingkan dengan crane biasa. HMC adalah alat bongkar muat di pelabuhan yang dapat berpindah-pindah tempat serta memiliki sifat yang fleksibel sehingga bisa digunakan untuk bongkar / muat container maupun barang-barang curah / general cargo dengan kapasitas angkat / SWL (safety weight load) sampai dengan 100 ton.
  • Forklift adalah alat yang dapat bergerak dan memiliki garpu yang digunakan untuk menaikkan / menurunkan (lift on / lift off) container / general cargo dalam suatu tempat (Depo Container) yang memiliki kapasitas mengangkat cargo / SWL sampai dengan 32 ton.
  • RTG (Rubber Tyred Gantry) adalah alat bongkar muat container yang dapat bergerak dalam lapangan penumpukan / CY yang berfungsi untuk menaikkan / menurunkan container dari dan ke atas trailer atau sebaliknya dalam area penumpukan (stack) sesuai dengan block, slot, row dan tier.
  • Container Gantry Crane adalah alat bongkar muat container yang dipasang permanen di pinggir dermaga dengan menggunakan rel sehingga dapat bergeser yang berfungsi untuk bongkar muat container dengan jangkauan / row yang cukup jauh.


Ternyata jadi karyawan JICT butuh keahlian khusus dan harus memiliki sertifikat dari Departemen Tenaga Kerja. Sayangnya banyak pekerja JICT masih berstatus karyawan kontrak. Karena itu SPC (Serikat Pekerja Container) melakukan gerakan untuk mendukung Suku Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Utara bisa memberi kepastian hukum bagi pekerja JICT yang outsourcing karena selama ini dianggap bukan pekerja inti hanya penunjang saja.

Pernyataan dari SPC bahwa sekitar 250 orang menuntut hak penghapusan outsourcing. Harapan dari teman-teman pekerja outsourcing adalah Suku Dinas Ketenagakerjaan untuk mempertanyakan tentang UU Ketenagakerjaan kepada otoritas yang berwenang sehingga mereka dapat menjadi karyawan tetap di JICT.

Teruslah berjuang kawan-kawan pekerja JICT, namun tetap lakukan dengan terhormat dan simpatik. Semoga mendapat keputusan yang terbaik dan tidak ada pihak yang dirugikan.

#Justice4IndonesianDockWorkers
#HapusOutsourcingJICT

Jumat, 06 Juli 2018

Cegah Stunting Dengan Asupan Gizi Yang Cukup


Assalammualaikum, apa kabar keluarga Indonesia. Saat nonton berita di salah satu stasiun televisi swasta, saya kaget mendengar siswa SD menghamili temannya seorang siswi SMP. Sebagai seorang ibu dari anak berusia 11 tahun pastinya saya merasa cemas. Separah itukah pergaulan anak remaja sekarang. Jika sudah terjadi seperti kasus anak SD tersebut, mau tak mau, siap atau tidak siap, mereka harus dinikahkan padahal pernikahan di usia dini banyak sekali risikonya. Seharusnya pernikahan butuh rencana agar semua menjadi indah baca di sini Cinta Terencana

Kamis, 05 Juli 2018

Imunisasi Dasar Untuk Bayi


Halo apa kabar? Kali ini saya mau bahas tentang imunisasi (vaksin) dasar pada bayi. Imunisasi dasar itu penting karena sekarang setiap anak yang akan masuk Sekolah Dasar (SD) akan ditanya mana catatan imunisasinya. Selain berupa buku, Puskesmas tempat bayi saya imunisasi bersedia membuatkan sertifikat. Bagaimana tidak bersyukur coba, saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan kemudahan.

Minggu, 01 Juli 2018

Rujukan Online Mempermudah Layanan Kesehatan


Beberapa kali saya gunakan surat rujukan, waktu itu ceritanya saya ingin memeriksakan kelenjar getah bening. Saya harus mamografi di rumah sakit yang peralatannya lebih lengkap, ribet memang pertama harus ke Puskesmas dulu baru dirujuk ke Rumah Sakit terdekat. Jadi dua kali jalan kan? Saya juga perhatikan para lansia yang harus rutin berobat ke rumah sakit harus ambil rujukan dulu, makanya begitu tahu ada rujukan online saya sangat setuju. Seperti apa rujukan online? Apa saja keunggulannya? Kebetulan tanggal 25 Juni 2018 lalu saya mengikuti acara Halal Bihalal bersama BPJS Kesehatan dan mendengar langsung penjelasan dari Ibu Maya Armiarny Rusady.