Laman

Selasa, 01 November 2016

Mesin Jahit Brother GS 2500 Mempermudah Belajar Menjahit

Ternyata belajar menjahit itu asik dan menyenangkan

Tanggal 30 Oktober saya sengaja ikut workshop menjahit bersama Brother di Pekan Raya Indonesia, tepatnya di Ice BSD. Saya memang tertarik belajar menjahit karena saya punya beberapa bahan yang belum saya jahit. Pernah saya datang ke penjahit di dekat rumah, maksud hati ingin membuat  sebuah rok panjang. Biayanya yang membuat saya maju mundur cantik, menjahit rok Rp.150.000. Setelah saya pikir-pikir mending kan beli rok jadi. Selain itu alasan saya ingin belajar menjahit karena sering kali baju sehari-hari sobek padahal masih bagus, sayang kalau langsung dibuang, kan bukan artis yang koleksi bajunya ratusan.

Setelah bertemu mbak Astri di stasiun Rawa Buntu, Founder Kriya Indonesia sekaligus guru yang akan mengajarkan saya dan teman-teman lainnya menjahit. Sampai di lokasi pameran saya berkeliling terlebih dahulu melihat-lihat suasana pameran bersama Bu Sumiyati. Kami segera ke stand Brother, ada beberapa mesin jahit yang siap kami gunakan. Salah satunya mesin jahit portable multifungsi Brother GS 2500 yang memiliki 25 pola jahitan dengan setting bobbins atas.

                                       Mbak Astri Sedang mengajarkan cara memasang benang

Workshop menjahit kali ini mbak Astri mengajarkan cara membuat blouse kalong dan segera membagikan bahan yang terdiri dari :

·         Bahan kain batik berwarna hijau
·         Gunting
·         Benang
·         Jarum pentul
·         Rader dan kertas

Saya segera mengikuti cara yang diajarkan mbak Astri. Pertama menempel pola dan memasang jarum pentul untuk mempermudah proses menggunting, untuk bagian bahu dan sisi kiri kanan dirader. Cara memasang benang pada mesin  juga diajarkan oleh mbak Astri,  tapi saya butuh waktu untuk bisa walaupun bisa dikatakan prosesnya sangat mudah.  Karena peserta workshop ada 10 orang, mbak Astri mengajarkan satu per satu peserta jadi harus sabar. Saya coba menjahit bagian bahu, yes berhasil.  Saat mencoba menjahit dengan jahitan benang berpola untuk sisi kiri dan kanan, bahan saya tersangkut ke dalam mesin sehingga sedikit sobek. Daripada jahitan saya makin rusak sebaiknya saya menunggu mbak Astri selesai mengajarkan peserta lain. Sementara menunggu yang lain, saya melihat-lihat mesin jahit brother yang ada di sana, banyak juga lho pengunjung yang bertanya harga, deskripsi dan membeli  mesin jahit brother.

Mencoba mesin Jahit brother

Deskripsi Mesin Jahit Brother GS 2500

Sistem setting benang EASY, lampu LED, dan built-in needle threader. Mesin jahit ini cocok digunakan untuk penjahit pemula maupun profesional.

  • Built-in 25 fungsi jahitan
  • Sistem lubang kancing 4 langkah (4-step easy buttonhole)
  • Sistem bobbins-atas (EASY quick set bobbins)
  • Auto needle threader/pemasuk benang ke jarum otomatis
  • Lever/tuas jahitan mundur
  • 6 row feed dog system (gigi 6 baris) untuk kenyamanan saat bekerja dengan bahan tipis hingga tebal
  • Fungsi pengaturan panjang jahitan hingga 4.0 mm
  • Lebar jahitan hingga 5.0 mm
  • Kecepatan mesin hingga 800 s.p.m
  • Heavy duty metal frame
  • Built-in LED light
  • Free arm untuk menjahit bahan tubular/silindris berbidang sempit
  • Pengaturan tegangan benang
  • Built-in manual thread cutter (pisau pemotong benang manual)
  • Eco-friendly motor (51 W)
  • Tidak membutuhkan meja atau kaki tambahan untuk dapat dioperasikan
  • Cara Kerja
    • Bekerja dengan built-in motor 51 W dan dikendalikan pengoperasiannya dengan pedal
  • Fungsi
    • Mesin jahit multifungsi
    • Mesin jahit BROTHER GS 2500 adalah mesin jahit portable dengan 25 pola fungsi jahitan yang sangat mudah digunakan untuk menjahit
  • Konsumsi Daya
    • 51 watt
  • Material
    • Body luar terbuat dari fiber dan rangka metal chassis

Foto bersama menggunakan hasil jahitan (sumber foto Fika)

Saya bersama Amel juga mencoba mengobras dengan menggunakan Brother 2014D, ternyata sangat mudah serta hasilnya juga cantik dan rapi. Setelah semua selesai kami foto bersama,  karena sudah sore saya segera berpamitan dengan mbak Maya. Ternyata belajar menjahit sangat menyenangkan, tak perlu takut kesetrum atau tertusuk jarum, yang penting selalu berhati-hati.


10 komentar:

Dewi Ratih Purnama mengatakan...

Mesin jait sekarang kece ya mak...padahal ibuku tukang jahit,nyesel deh dulu ga belajar pas masi dirumah ibu

Ria Handayani mengatakan...

Iya, saya juga menyesal dulu ga ikut kursus menjahit sewaktu masih kerja di Batam...

Kanianingsih mengatakan...

mba, ijin save foto yg terakhir ya, saya blm punya foto yg bareng2 nih buat kenangan :)

Leyla Hana Menulis mengatakan...

Bajunya samaa semua. Aku mau ikutan acara ini, sayang bentrok.

Ria Handayani mengatakan...

Monggo mbak, tapi itu punya Fika belum aku kasih keterangan , nunggubol by laptop. Fika baik kok boleh katanya...

Ria Handayani mengatakan...

Wah kita belum jodoh bertemu berarti...

Adriana Dian mengatakan...

Seru banget nih eventnyaaa. naksir banget aku sama mesin jahitnyaa. Sayangnya kmrn nggak ada yang anter. Uhuhuhuuu. Mak Ria udah 2 kali ikutan, udah jago dong mak sekarang? Ihihihihiii

Ria mengatakan...

Hihihi mendingan, yg pertama ikut malah ga berani saya

kurnia amelia mengatakan...

Aku pengen banget mesin jahit ini mak 😃.

Yasinta Astuti mengatakan...

Waah menjahiit.. Kesukaan aku juga mbaaaak