Rabu, 22 Januari 2020

Pentingnya Menjaga Kebersihan Peralatan Makan Si Kecil


Sejak anak ke 2 saya lahir, saya yang mengurus sendiri semuanya, ya karena jauh dari saudara dan saya tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga. Memang agak sedikit kerepotan, tapi jika berusaha ikhlas Insya Allah semua menjadi mudah. 
Bersyukur jarak anak pertama saya dan yang kedua lumayan jauh yaitu 10 tahun 10 bulan. Sehingga saya agak sedikit terbantu oleh kakaknya. Pengalaman saya mengurus anak pertama dulu juga mempermudah saya merawat dan membesarkan anak kedua ini. 


1000 Hari Perlindungan
Mengurus bayi baru lahir memang harus hati-hati dalam segala hal, mulai dari membeli perlengkapan bayi, juga saat membeli produk bayi yang aman, semuanya sudah saya persiapkan sejak bayi dalam kandungan. 


Saat bayi baru lahir dan dibawa pulang, ini masa yang cukup berat, dimana tubuh masih belum fit pasca melahirkan, sedangkan bayi butuh perhatian khusus dari mulai harus dijemur setiap pagi agar tidak kuning, juga harus dibangunkan dua jam sekali untuk minum ASI. Biasanya bayi baru lahir lebih sering tidur, dan harus dibangunkan supaya bisa diberikan ASI. 

Saat memandikan bayi juga perlu bantuan orang lain, karena seorang ibu yang baru saja melahirkan baik melahirkan secara normal maupun operasi caesar akan kesulitan memandikan bayi. Apalagi jika harus jongkok. Pada masa itu, saya minta bantuan saudara yang berpengalaman memandikan bayi. 


Masa ASI eksklusif begitu cepat berlalu tahu-tahu sudah 6 bulan usia si kecil, tak terasa ya begitu coment tetangga, teman saat ditanya usia anakku sudah berapa bulan. He he he iya juga sih, gak terasa sebenarnya, semua kelelahan akan hilang begitu saja ketika melihat anak bayi kita sehat. Saat bayi usia 6 bulan berarti sudah waktunya memberikan makanan pendamping ASI, pastinya saya berusaha memberikan menu MPASI terbaik untuk anakku supaya makannya lahap. 

Menu Tunggal
Selama 14 hari pertama pemberian MPASI saya memilih memberikan menu tunggal kepada si kecil, ini bertujuan untuk melihat apakah ada reaksi alergi yang ditimbulkan. Saya coba satu jenis makanan yang sama selama 2 hari berturut-turut, terutama makanan yang memiliki risiko alergi paling tinggi seperti udang, ikan laut, telur, dan keju. 

Menu 4 Bintang
Setelah merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan anakku tidak alergi, saya lanjut menu yang dianjurkan yaitu menu 4 bintang yang berarti mengandung 4 jenis nutrisi penting yang dibutuhkan si kecil, karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan serat. Bahan utama yang saya pakai beras putih atau beras merah, kadang saat si kecil bosan saya ganti kentang atau oats, jagung dan gandum bisa juga jadi sumber karbohidrat. 

Protein Nabati yang paling sering saya gunakan untuk asupan nutrisi harian si kecil adalah ikan patin karena mudah didapat dan durinya juga sedikit. Saya selingi juga dengan daging, telur, dan ayam. Protein Nabati saya tambahkan tempe, tahu atau sesekali kacang merah dalam menu harian si kecil. Untuk sayurannya saya biasa tambahkan bayam, kangkung, buncis, wortel, labu secara bergantian setiap harinya agar si kecil tidak bosan dan mengenal banyak rasa. 

Waktu Makan Teratur
Penting sekali mengatur waktu makan si kecil, minimal 2 jam sebelum memberikan MPASI jangan beri si kecil ASI agar makannya lahap. Pada awal pemberian MPASI cukup 1 hari sekali dan menjadi 2 kali sehari setelah 14 hari. Memang memberikan MPASI pada awalnya masih dilepeh si kecil, tapi jangan sampai dipaksa karena akan menimbulkan trauma pada si kecil. 

Peralatan Makan Bayi 
Selain asupan nutrisi, saya juga sangat memperhatikan kebersihan alat makan dan juga pembersih botol minum anakku, karena aku paling trauma jika anakku diare yang salah satunya bisa disebabkan oleh kurang bersihnya alat makan si kecil. Diare akan cepat sekali membuat berat badan anak menurun dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. 


8 Proteksi
Untuk kebersihan peralatan makan anakku, saya percaya pada Sleek Baby Pembersih Botol dengan formula baru yang dilengkapi dengan 8 proteksi. Selain itu mainan anakku juga secara rutin aku bersihkan dengan Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi secara berkala supaya anakku terhindar dari kuman dan gak gampang sakit.

Improved Formula 8 Proteksi

Food Grade 
Formula food grade yang berarti tidak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan dan aman untuk si kecil.

Natural Anti Bacterial 
Mengandung bahan alami yang mampu membasmi kotoran dan kuman secara maksimal pada perlengkapan si kecil  termasuk botol susunya.

Stain Removal 
Mampu membersihkan noda yang menempel, sisa lemak dan bau yang tidak sedap pada peralatan makan si kecil secara keseluruhan. 

Hypoallergenic 
Formula Hypoallergenic mampu meminimalisir terjadinya iritasi kulit, gatal dan kasar pada kulit. Perlindungan bukan hanya untuk si kecil tapi juga untuk bunda saat mencuci.

Dermatologically Tested
Sabun pencuci botol yang sudah teruji klinis atau dermatologically tested.

Microbiological Tested 
Produk yang sudah teruji efektif dalam membunuh mikroorganisme yang berbahaya.

High Quality Concentrate
Hanya perlu sedikit saja, botol susu si kecil sudah bersih dan terlindungi dari kuman.

Paraben Free
Sabun pencuci botol, peralatan makan dan mainan si kecil yang tidak mengandung paraben dan bahan pengawet lainnya sehingga aman untuk si kecil. 

Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Meskipun merawat dan membesarkan anak tidak ada sekolah khusus tapi orangtua tidak akan pernah berhenti belajar. Begitu juga dengan memilih produk perawatan bayi, pastinya berusaha memilih yang terbaik. Senang sekali dengan Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi karena sudah membantu saya dalam memberikan yang terbaik untuk si kecil di 1000 hari pertamanya.  

#SleekBaby #SleekBabyAlamiMelindungi #SleekBaby8Protection #1000HariPertama #PerlengkapanBayi #ProdukBayi #BayiBaruLahir #PembersihBotol

18 komentar:

  1. walaupun saya belum menikah dan punya anak, ilmu ini sangat bermanfaat sekali mba untuk bekal aku nanti :)

    BalasHapus
  2. Wah iya mbak ria., nyuci peralatan makan baby tuh ga bisa pake sabun cuci sembarang ya, ngeri kuman dan bakteri masih nempel. Musti pake sabun khusus dong ya, seperti Sleek baby ini pasti nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, kebersihan peralatan makan anak harus diperhatikan ya moms

      Hapus
  3. makasih sahringnya, bayi itu masih entan ya makanya semua hrs bersih

    BalasHapus
  4. Aku juga ga pakai ART mbak, mayan kerepotan tapi itulah nikmatnya jadi ibu ya hehehe.
    Btw sampai sekarang pun aku juga pakai sleek mba buat cuci dot Kenzo karena sudah teruji klinis sih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sleek memang produk yang aman untuk peralatan dan mainan anak

      Hapus
  5. Hmm kudu sedia lagi nih Sleek Baby. Dulu pernah pakai jaman MPASI-nya Mada. Lebih percaya bersihin peralatan MPASI pakai Sleek daripada pakai deterjen biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah bumil pastinya sudah menyiapkan Sleek untuk bayi nanti.

      Hapus
  6. Saya sampai usia Azzam 5 tahun masih gunakan Sleek Baby untuk cuci peralatan makannya loh ��
    Habisnya aman buat anak-anak dih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Percaya aku sama mama satu ini yg sangat perharian pada kebersihan dan kesehatan anak

      Hapus
  7. Sleek emang bagus ya, aku juga pakai ini buat nyuci peralatan makan karena suka sama aromanya dan nda bikin kulit kering, sabun cucinya juga aku pernah pake ini.

    Lembuut lagi ya...kudu stock banyak ini ya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kan untuk tangan sensitif pake Sleek aja cuci oeralatan makannya

      Hapus
  8. Memang penting banget yah menjaga kebersihan peralatan makan buat si kecil, supaya terhindar dari penyakit, Sleek bagus banget yah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ho oh bagi para ibu yang punya anak kecil wajib ada di daftar belanja bulanan.

      Hapus
  9. waaaaaah sleek baby ini emang cocok banget ya produknya untuk anak anak kita. Karena bener bener aman ya mak Riaaaa..

    BalasHapus
  10. Peer banget ya bersih-bersih peralatan bayi, beneran harus hygienis

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Kebun Singkong

Mengenang  masa kecil saya sekitar tahun 1990 an. Di sekitar rumah saya masih banyak sekali kebun sayur mayur dan juga kebun Singkon...