Minggu, 23 Juni 2024

Pelepasan Ekspor PT Tata Metal Lestari Ke 3 Negara

 



Purwakarta 21 Juni 2024 

Suatu kebanggaan bagi saya bisa hadir di acara pelepasan ekspor PT Tata Metal Lestari bersama tim Blomil.




Pelepasan ekspor sebanyak 8 kontainer produk Tata Logam Group ini dihadiri oleh: 

✅Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi 

✅Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto, 

✅Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Mardyana Listyowati. ✅Dirjen Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso. 

✅Serta staf khusus Menteri Perdagangan Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional Bara Krishna Hasibuan. 

✅Pejabat Bupati Purwakarta Benny Irwan 

✅CEO PT Tata Metal Lestari Wulani Wihardiono

✅Vice President PT Tata Metal Lestari Stephanus Koeswandi dan

✅Vice President TML Nicolas Setiabudi.


Penyerahan cinderamata kepada MendagRI


Indonesia merupakan negara eksportir baja dunia urutan ke 8 pada tahun 2023. Total ekspor Indonesia mencapai USD 29,61 M, kinerja ekspor Indonesia tidak terlepas dari peran dan kerja keras pelaku usaha Indonesia termasuk salah satunya PT Tata Metal Lestari. 


MendagRI Zulkifli Hasan



Sambutan Menteri Perdagangan Republik Indonesia saat Pelepasan Ekspor PT TATA METAL LESTARI.


“Tatalogam group membuat devisa Indonesia surplus selama 48 bulan berturut-turut. 


Biasanya Australia dan Kanada hubungan dagang Indonesia defisit hingga USD 6M, sehingga menjadi poin penting adanya peningkatan perdagangan Indonesia ke Australia dan Kanada. Sebab masih lebih banyak Indonesia mengimpor dari Australia dan Kanada. 


Tatalogam membuat Indonesia memiliki peran aktif industri baja di perdagangan global.


Puerto Rico dan Chile adalah pasar baru target perdagangan bilateral yang sudah menandatangani perjanjian dagang zero tarif. 


Perjanjian dagang dengan Australia dan New Zealand sudah semakin luas dan komprehensif sehingga akan semakin memudahkan perdagangan. 

Dengan Kanada, perjanjian ini sedang digodok. 


Baja dari China tidak bisa masuk pasar USA dan Eropa. Ini menjadi peluang bagus untuk Tata Metal Lestari dan Tatalogam Group untuk menyerbu pasar negara-negara tersebut”. 



Menteri perdagangan Zulkifli Hasan juga memberikan apresiasi dan terima kasih pada Tata Logam Group atas pencapaian ini. Selain memberikan nilai tambah ekspor Tata Metal menyerap tambahan tenaga kerja. Oleh karena itu ekspor ke Australia dan Kanada menjadi penting”. 


Stephanus Koeswandi 


Pada hari yang sama Vice President Operation Tata Metal Lestari, Stephanus Koeswandi menerangkan, menurut data dari The Indonesian Iron Steel Industry Association (IISIA) volume impor baja HS 72 dan 73 pada tahun 2018-2022 terlihat naik turun karena dampak pandemi covid.


“Saat ini dari produksi kami sebesar 85% dari kapasitas, 30% nya kami dedikasikan untuk ekspor. Kontribusi penjualan ekspor adalah 25% hingga 30% dari total revenue. Hal ini membuktikan bahwa kualitas dan harga yang kami berikan pada pasar global diterima dengan baik”.




Sebanyak 8 kontainer Produk  Tata Metal Lestari yang di ekspor ke Australia, Kanada dan Puerto Rico: 

✅Nexalume

✅Nexium 

✅Nexcolor




DI lokasi acara juga ada wayang yang terbuat dari hasil produk Tata Metal Lestari. Lokasi Plant Sadang yang luas nyaman dengan pemandangan perbukitan yang menyegarkan mata. Sebelum acara berakhir kami menyaksikan pertunjukan dari sanggar tari yang turut hadir menyambut kedatangan Menteri Perdagangan di Purwakarta. Sukses terus untuk Tata Logam Group semoga semakin banyak permintaan ekspor ke berbagai negara. 


Tim Blomil dari Jakarta 

13 komentar:

  1. Alhamdulillah.. ekspor mulai menggeliat lagi ya. Semoga menjadi pemacu semangat dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya mbak, semoga ke depannya semakin banyak lagi dari sektor lainnya juga

      Hapus
  2. Bagus itu. Daripada sering import barang terus. Pajak apalagi makin nembak buat bayarnya.




    Newsartstory

    BalasHapus
  3. Wow! Keten banget ya kak! Sekali ekspor langsung 8 kontainer, dihadiri mentri pula! Semoga makin sukses PT Tata Metal Lestari

    BalasHapus
  4. Ah seru banget bisa main-main ke tempat eksportir. Aku kerja di bidang forwarder jadi tahu banget emang ekspor kita tuh banyak, semoga ke depannya semakin maju

    BalasHapus
  5. Kita tahu Indonesia adalah ladangnya tambang dan mineral, saya pikir sebagian besar itu diekspor. Saya berharap Indonesia gak hanya mengekspor mentahnya tetapi juga mengolah menjadi produk jadi.

    BalasHapus
  6. Wah saya bangga sekali kalau lihat kegitan expor begini. Semoga saja makin memajukan perekonomian negeri ya Kak, dan terus lebih banyak lagi produk yang diekspor ke luar.

    BalasHapus
  7. Indonesia memang kaya akan tambang. Semoga ekspornya makin meningkat ke depannya

    BalasHapus
  8. Keren banget PT Tata Metal bisa ekspor keluar negeri trus memberikan surplus kepada Negara kita patut banget kita acungi jempol semoga makin sukses terus ke depannya

    BalasHapus
  9. Semoga makin banyak lagi yang bisa diekspor. Apalagi bisa ke berbagai negara lainnya juga ya kak.
    Semangat Indonesia, kita bisa!

    BalasHapus
  10. Pengalaman baru yaa, ka Ria..
    Melihat pelepasan ekspor Tata Metal Lestari. Senang sekali melihat SDA Indonesia diakui kualitasnya oleh dunia.

    BalasHapus
  11. aku kalau melihat pengusaha yang bergerak di bidang export import selalu bertanya-tanya, gimana caranya mereka bisa memulai bisnis export. Jadi penasaran aja, sambil ngebayangin kalau aku punya produk sendiri dan berkeinginan untuk menjangkau market Internasional

    seru kalau bisa dateng langsung di acara pelepasan ini mbak, kita jadi punya insight baru gitu dibidang export

    BalasHapus
  12. Senang banget ngeliat berita geliat ekspor di Indonesia begini. SEmoga semakin banyak yang diekspor dan makin lancar menjangkau market internasional.

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Pelepasan Ekspor PT Tata Metal Lestari Ke 3 Negara

  Purwakarta 21 Juni 2024  Suatu kebanggaan bagi saya bisa hadir di acara pelepasan ekspor PT Tata Metal Lestari bersama tim Blomil.