Kamis, 20 Juni 2019

5 Tips dan Peluang Bisnis Rumah Kontrakan di Bandung


Kota favorit saya salah satunya adalah Kota Bandung. Kota yang pemandanganya indah ini bisa jadi peluang bisnis. Contohnya dengan menyediakan rumah kontrakan di Bandung, bisa jadi bentuk investasi menarik sebagai sumber passive income.
Terdengar mudah ya?
Sebenarnya ini bisa dibilang gampang-gampang susah sih. Apalagi bagi kita yang baru akan memulai bisnis ini dan mencoba mencari properti untuk investasi.
Yang jelas, harus cermat dan hati-hati karena ini menyangkut jumlah uang yang tidak sedikit.
Nah, khusus bagi yang baru akan memulai bisnis rumah kontrakan di Bandung atau dimana pun dan baru akan mencari properti, bisa coba beberapa tips di bawah ini agar bisnisnya menguntungkan, bukan sebaliknya…
1. Lokasi yang tepat
Rasanya semua ahli sepakat bahwa dalam bisnis properti, faktor lokasi adalah hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan.
Dalam hal ini, usahakan memilih properti yang berada dekat ke fasilitas umum, nyaman, dan kalau bisa sedang berkembang.
Ya, Anda perlu jeli memprediksi perkembangan lokasi yang dipilih. Salah satu caranya adalah melihat pembangunan infrastruktur di sekitar.
Jika terbilang cepat, ada kemungkinan lokasi ini akan mengalami perkembangan di masa mendatang. Selain itu bisa dilihat dari tingkat kegiatan ekonomi di daerah tersebut.
Salah satu contoh lokasi yang termasuk punya potensi untuk selalu tumbuh adalah kawasan industri, terutama karena keberadaan pabrik dan pusat produksi lainnya yang menyedot banyak pendatang.
Sehingga bisa dibilang yang jadi penggerak dari pertumbuhan di kawasan ini adalah para pekerja di kawasan tersebut.
Jadi kalau rumah kontrakan di Bandung milik Anda berada di kawasan industri seperti ini, tentu peluang tersewanya akan cukup besar mengingat banyak pekerja yang membutuhkan tempat tinggal, dan langkah yang paling umum mereka tempuh adalah dengan menyewa.
2. Cari dan bandingkan harga

Kalau Anda mencari hunian untuk disewakan di kawasan industri keuntungan lainnya adalah harga tanah di sini belum terlalu tinggi. Ini karena biasanya kawasan industri berada di pinggiran.
Dalam berbisnis, tentu modalnya yang dikeluarkan seminimal mungkin agar dapat keuntungan yang maksimal.
Lalu survei harga di sekitar lokasi juga perlu dilakukan.
Selain harga beli, cek juga harga sewa sebagai gambaran bisnis Anda nanti. Dapatkan harga yang sesuai saat membeli dan pasang harga sewa yang sesuai pula saat mulai berbisnis kontrakan.
Dalam hal ini harga yang sesuai adalah harga pasaran.
3. Lingkungan yang kondusif
Selain lokasi dan harga, faktor keamanan dan kenyamanan juga jangan dilupakan. Salah satunya adalah dengan memperhatikan lingkungan sekitar.
Apakah aman dari tindak kejahatan? Lalu apakah rawan bencana alam? Karena kalau rumah berada di lokasi yang rawan bencana seperti banjir, tentu Anda akan membutuhkan biaya perawatan yang ekstra.
Sementara untuk kenyamanan, pastikan lingkungan sekitarnya bersih, bebas sampah, dan tingkat polusi yang minim.
Selain itu perlu dicek juga sumber air dan kebutuhan dasar lainnya. Bisa saja rumah kontrakan di Bandung milik Anda jadi kurang peminat karena kertersediaan air yang kurang.
Hal ini tidak bisa disepelekan karena air merupakan salah kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari.
4. Lakukan perawatan dan desain rumah
Hal ini tentunya masih terkait dengan kenyamanan penghuni dan tak kalah penting meski harus mengeluarkan biaya ekstra, misalnya untuk melakukan perawatan.
Sisihkan sekitar 20% dari uang sewa untuk biaya perawatan rumah, sehingga properti milik Anda bisa selalu terjaga dan terawat.
Dan lakukan pengecekan secara rutin mengenai kondisi rumah, mulai kondisi atap, lantai. dinding dan bagian lainnya.
Dengan pengecekan rutin, biaya perbaikan dan perawatan rumah akan relatif lebih kecil dibandingkan jika Anda membiarkan kerusakan dalam waktu yang lama hingga membuatnya semakin parah.
Selain memperbaiki kerusakan, kenyamanan juga bisa disuguhkan melalui desain ruangan yang sesuai dengan target pasar, misalnya mahasiswa, pegawai yang tinggal sendiri ataupun untuk keluarga.
Menyediakan fasilitas tambahan juga perlu dipertimbangkan, misalnya area untuk parkir ataupun area untuk tanaman sehingga rumah terasa lebih asri.
5. Asuransi
Asuransi bisa jadi perlindungan bagi investasi Anda, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Anda tetap aman dan tidak rugi.
Terlebih kalau Anda menyewakan ke orang lain, dimana segala hal bisa saja terjadi. Mulai dari properti Anda tidak dirawat sebagaimana mestinya, hingga bisa saja terjadi kebakaran akibat kelalaian atau alasan lainnya.

Jadi itu dia hal-hal yang harus diperhatikan saat akan membeli rumah untuk investasi. Dan bisa dilihat dari poin di atas, bahwa lokasi dan harga adalah dua hal utama yang perlu mendapat perhatian dalam hal ini.
Nah, bicara lokasi, jika di atas yang dibahas sifatnya lebih spesifik, maka sekarang mari kita lihat peluang berinvestasi di lokasi yang cakupannya lebih luas, tepatnya di sebuah daerah atau kota.
Sudah jadi rahasia umum ya, bahwa kota besar selalu jadi tujuan favorit banyak orang untuk dijadikan tempat tinggal.
Ketersediaan lapangan kerja, pembangunan yang pesat, perkembangan infrastruktur, menjadi alasan arus urbanisasi sering tak terbendung.
Salah satu kota yang dijadikan tujuan banyak orang adalah Jakarta. Tak heran, karena sebagai ibukota, Jakarta memiliki perputaran roda ekonomi yang terbilang cepat.
Jadi meski lingkungannya dirasa tidak nyaman, misalnya karena tingkat kemacetan yang buruk maupun kualitas udara yang dinilai tidak sehat, tapi tetap banyak yang bertahan dengan alasan peluang kerjanya lebih baik.
Beda halnya dengan Bandung…

Kota besar satu ini, hanya berjarak 3 jam perjalanan saja dari Jakarta, tapi dengan kondisi lingkungan yang berbeda, dimana cuacanya masih relatif lebih sejuk dan tingkat kemacetan yang tidak separah Jakarta.
Jadi maklum ya, kalau Bandung dijadikan salah satu kota favorit?
Belum lagi pembangunan dan perkembangan infrastruktur nya juga cukup pesat dalam beberapa tahun belakangan.
Ini jadi alasan banyak yang menilai bisnis properti di Bandung menjadi peluang bisnis menjanjikan.
Terlihat dari jumlah pendatang yang datang ke Bandung setiap tahunnya, mulai dari pekerja maupun mahasiswa.
Sebelumnya disebutkan bahwa banyak yang memilih untuk mengadu nasib ke kota besar seperti Jakarta dan Bandung karena banyaknya pilihan lapangan kerja.
Di Bandung sendiri, selain kerja di perusahaan atau instansi, peluang untuk membuat usaha sendiri juga terbuka luas.
Seperti yang diketahui, bahwa bisnis atau industri kreatif di Bandung sangat berkembang pesat.
Siapa pun yang memiliki ide bisnis kreatif, bisa dengan leluasa mencobanya, apalagi kreativitas akan makin terpicu jika kita berada di lingkungan yang juga dikelilingi orang-orang kreatif ya?
Selain itu pendatang lainnya di Kota Bandung juga banyak yang berasal dari kalangan mahasiswa, mengingat sejumlah perguruan tinggi favorit juga banyak terdapat di sini.

Dan kabar baiknya, pemerintah setempat sangat terbuka menerima pendatang, seperti yang diungkapkan oleh bisnis.com.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung memastikan, Kota Bandung terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadu nasib.
Namun dengan syarat, pendatang sudah dibarengi dengan kompetensi agar tujuan mereka jadi jelas, baik untuk kerja, buka usaha, maupun untuk kuliah.
Menurut data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, jumlah pendatang ke Kota Bandung pada tahun 2018 lalu mencapai angka 51.000 orang.
Bagus sekali bukan peluang bisnis seperti rumah kontrakan di Bandung?
Ditambah lagi, peluang tak hanya datang dari warga pendatang lho, warga asli yang jumlahnya terus bertambah pun mulai banyak yang mencari hunian.
Khususnya mereka yang belum memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah, sehingga  mencari rumah kontrakan di Bandung adalah salah satu pilihan yang paling banyak diambil.
Selain pendatang yang menetap cukup lama, juga ada peluang dari pendatang yang hanya berkunjung beberapa hari, misalnya untuk berwisata.
Ini bisa jadi peluang bagi yang menyediakan rumah kontrakan di Bandung dengan sistem harian.
Salah satu target pasar kontrakan harian ini adalah mereka yang berkunjung untuk berwisata. Ya, daya tarik Bandung lainnya yang termasuk paling populer adalah keberadaan sejumlah destinasi wisata.
Mulai dari wisata alam, wisata belanja, wisata kuliner dan lain sebagainya. Ditambah lagi iklimnya yang sejuk, dan masih banyak terdapat ruang terbuka hijau, membuat Bandung jadi tempat menyenangkan untuk dikunjungi.
Nah, bagi teman-teman yang sedang mencari informasi rumah kontrakan di Bandung bisa langsung kunjungi saja www.99.co/id ya. Di sana ada lebih dari 1500 listing properti yang bisa Anda pilih berdasarkan kebutuhan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Aplikasi Bagi Pemilik dan Pengguna Rumah Kos

Siapa yang pernah ngekos? Pertama tinggal di Jakarta saya ngekos dekat tempat kerja. Awalnya cari kos kosong itu tidak mudah, waktu ...