Senin, 08 Juli 2019

Liburan Keluarga ke Orchid Forest

Bunga Anggrek bisa dibeli

Sudah lama saya gak ikut jalan-jalan sejak punya bayi, alhamdulillah beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 3 Juli 2019 saya ikut ke Orchid Forest Cikole tepatnya di Lembang, Bandung Barat. Ada apa saja di sana? Berikut saya tuliskan di sini.

Rombongan kami berangkat dari Jakarta jam 06.30 pagi. Karena di Bekasi sedang ada proyek pembangunan tol layang Cikampek sehingga lumayan macet. Kami baru tiba di rest area tol Jakarta-Cikampek jam 09:30. Setelah istirahat kurang lebih 30 menit perjalanan dilanjutkan kembali. Rupanya ada kerusakan di bus yang saya tumpangi sehingga kami baru tiba di Orchid Forest jam 1 siang.

Tempat parkir bus lumayan jauh untuk ke pintu masuk kawasan wisata Orchid Forest ini, tapi tidak perlu khawatir karena disediakan angkutan kecil berwarna kuning. Udara yang sejuk mulai terasa meskipun matahari bersinar terang. Dari turun mobil kecil semacam angkotlah ya kalau di Jakarta, yang bisa ditumpangi kurleb 12 orang sudah termasuk supir, banyak penjual souvenir seperti tas rajut, sandal kelinci, topi, dan lain-lain.


Harga Tiket Masuk Orchid Forest
Harga tiket masuk Orchid Forest Senin - Jumat Rp 25.000 dan Sabtu - Minggu Rp 35.000. Karena saya ikut rombongan sudah bayar sekaligus sama bus ya gaes. Tiba di lokasi saya yang datang bersama suami dan 2 anak sangat senang karena anak-anak terlihat menikmati suasana yang sejuk. Tahu sendiri kan di Jakarta udara terasa sangat gerah dari pagi sampe pagi lagi. Dita pun berjalan ke sana kemari sambil berkata ciis, hai gaes. Hahaha siapa yang ngajarin kalau bukan kakaknya.  


Bagi yang hobi foto, pas banget di Orchid Forest ini banyak sekali spot foto yang instagramable. Untuk foto prewed juga keren sekali di sini. Rasanya saya ingin foto-foto di semua sudut. Ada rumah pohon dan ada juga jembatan gantung sepanjang 50 meter. Selain itu kita juga bisa membeli bunga anggrek dan kaktus yang cantik-cantik di Orchid House. Saya tidak membeli gaes karena saya kurang bisa merawat bunga, walaupun saya suka keindahan bunga.


Menjelang sore lampu-lampu mulai dinyalakan membuat suasana semakin indah. Tapi karena saya membawa bayi, saya memutuskan untuk segera ke parkiran. Tadinya saya berpikir Orchid Forest ini hanya cocok untuk yang muda-muda saja. Tapi tiba di lokasi saya temui pengunjung dari usia balita sampe nenek-nenek pun ada sedang berfoto-foto di sini gaes. Bener-bener ya dampak media sosial, semua ingin narsis, demi apa coba? 😃

Tips untuk yang ingin berkunjung ke Orchid Forest yang pertama pastikan kondisi tubuh sehat ya gaes. Kedua bawa uang yang cukup untuk membeli makanan, karena di sini dilarang membawa makanan ke dalam, untuk menjaga kebersihan. Di lokasi baik di dalam maupun di luar ada penjual makanan. Ketiga gunakan sepatu yang ringan, karena jalan menanjak dan menurun.


Secara pribadi saya cukup merasa senang liburan ke Orchid Forest. Selain mengenalkan wisata alam pada anak-anak, badan juga terasa sehat karena tak terasa saya berjalan cukup jauh sambil bergantian menggendong bayi. Itu artinya saya sudah aktif bergerak minimal 30 menit sehari supaya sehat. Hanya saja saya menjadi kurang minum, karena tidak merasa haus dan khawatir buang air kecil terus disebabkan udara yang sejuk. Tapi jangan khawatir di Orchid Forest ada banyak toilet yang disediakan, toiletnya juga bersih dan terawat.


Kalian liburan ke mana teman-teman? Share yuk di kolom coment. Siapa tahu nanti saya bisa berkunjung juga.

1 komentar:

  1. Harga tiketnya tergalong terjangkau ya, kapan saya bisa kesana. Indah sekali.

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Komposisi Ideal Kabinet Kerja Jilid II Jokowi

Beberapa hari ini saya penasaran alias kepo, siapa saja nama-nama jajaran Menteri Kabinet 2 Jokowi. Karena sebagai masyarakat awam saya ...