Sabtu, 29 Juli 2017

Sentuhan Penuh Harapan Untuk Buah Hati Kita


Saya mulai mengingat kembali cara merawat bayi


Masih ingat saat pertama bayi saya lahir, saya yang tinggal jauh dari orangtua kebingungan bagaimana cara merawat bayi yang benar. Kala itu saya belum akrab dengan dunia internet, beda dengan sekarang segala informasi mudah didapat baik dengan membaca maupun hadir ke berbagai seminar yang diadakan instansi kesehatan maupun rumah sakit. Sekarang saya sedang mengandung anak kedua dan saya mulai mencari informasi mengenai cara merawat bayi yang tepat. Salah satunya cara memandikan bayi pada periode neonatal atau 4 minggu setelah lahir yang merupakan periode sangat penting bagi si kecil. Simulasi multisensory dalam bentuk sentuhan, kontak mata, dan ajakan berbicara yang ibu berikan saat memandikan bayi dapat membantu perkembangan si kecil dan mempererat ikatan batin ibu dan anak.

Berikut cara memandikan bayi dengan benar :

  • Siapkan perlengkapan mandi, seperti air suam-suam kuku, handuk, kapas, cotton bud, pakaian dan produk perawatan bayi.
  •  Bersihkan bagian mata, telinga dan tali pusat dengan kapas yang telah dibasahi.
  •  Lepaskan pakaian bertahap, gunakan sabun pembersih yang lembut, dan usap bagian kepala hingga badan.
  •  Bersihkan daerah mulut hingga pipi, dagu, daerah lipatan dan kelamin.
  •  Bersihkan bagian tubuh dengan baik menggunakan handuk yang lembut dengan cara ditepuk-tepuk.
Sumber instagram johnsonsbaby_id #SentuhanPenuhHarapan


Sumber foto @johnsonbaby_id


Ada berbagai permasalahan kulit pada bayi yang baru lahir, biasanya kemerahan pada pipi bayi. Penting sekali bagi para ibu untuk mengetahui permasalahan kulit bayi agar bisa memilih produk yang tepat.
Namun sayangnya, tidak semua ibu mengetahui tentang pentingnya hal ini. Untungnya, PT Johnson & Johnson Indonesia dengan menggandeng Alfamart dan Save the Children mengadakan kampanye sosial “Sentuhan Penuh Harapan” dimana para ibu bisa memberikan “sentuhan”nya demi edukasi tentang pentingnya sentuhan ibu ini. Dapat disebut bahwa program ini bertujuan untuk memberikan harapan yang lebih besar lagi kepada bayi-bayi Indonesia yang kurang beruntung untuk dapat terus bertumbuh dan berkembang. Dalam program yang dilaksanakan selama bulan Juni hingga Juli 2017 ini, Ibu hanya cukup membeli produk Johnson.

Neonatal yang merupakan kehidupan pertama yang dialami oleh bayi pada usia 0 – 28 hari, merupakan masa paling kritis bagi bayi yang baru lahir karena sedang mengalami perkembangan sistem dengan banyak perubahan signifikan saat kelahirannya. Sayangnya kematian neonatal masih menjadi isu kesehatan di Indonesia dimana perkembangan bayi terhenti sebelum memasuki hari ke-28 dan angka kematian kasus ini pun terbilang tinggi. Sesuai dengan data World Health Organization 2015, 70.000 bayi di Indonesia meninggal sebelum berusia 28 hari, dimana salah satu penyebabnya adalah kurangnya perawatan kulit selama masa neonatal, yang kemudian mengakibatkan terjadinya sepsis melalui kulit bayi. Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) ada lebih dari 1 juta kasus sepsis setiap tahunnya, dan di Indonesia sendiri terdapat ribuan kasus kematian bayi yang diakibatkan sepsis melalui kulit tahun 2015.


4 Tahapan memandikan Bayi



Rutinitas Pijat dan Mandi Bayi

Pada peluncuran program Sentuhan Penuh Harapan beberapa waktu lalu, hadir sebagai narasumber Dr Bernie Endiarini Medise, Sp.A(K), MPH. Dokter spesialis anak ini memaparkan “Kasus kematian yang disebabkan sepsis seharusnya dapat dicegah dengan perawatan kulit yang tepat yang terdiri dari rutinitas pijat dan mandi bayi. Kematian neonatal dapat dicegah dengan memberikan perawatan kulit yang tepat dan efektif bagi bayi karena hal tersebut sangat penting bagi kelangsungan hidup seorang bayi selama masa neonatal. Kegiatan memandikan bayi dan rutinitas pemijatan yang tepat bersamaan dengan sentuhan ibu, pada dasarnya dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah yang sehat dan memperkuat kekebalan tubuh yang akhirnya dapat menyelamatkan bayi.”

Selama masa neonatal, kulit bayi sangat sensitif, maka dari itu diperlukan perawatan kulit yang efektif dan tepat bagi bayi di masa neonatalnya. Kandungan emollient yang digunakan dalam perawatan kulit bayi dapat mencegah terjadinya kulit kering/TEWL (Transepidermal Water Loss). Disamping itu, sentuhan ibu selama masa neonatal sangatlah penting, karena dapat memperlancar peredaran darah bayi dan juga meningkatkan imunitasnya, sehingga bayi akan lebih sehat, dapat bertumbuh dan hidup lebih panjang.”


Dokpri



Sentuhan Penuh Harapan

JOHNSON’S® Baby mengadakan program Sentuhan Penuh Harapan, sebagai bukti nyata dari komitmen bagi bayi. Lakish Hatalkar, President Director PT. Johnson & Johnson Indonesia mengatakan, “Melalui program yang akan berjalan selama dua bulan, yaitu bulan Juni hingga Juli 2017, kami ingin mengajak para ibu di Indonesia untuk berjalan bersama kami dalam memberikan harapan baru bagi bayi yang kurang beruntung di Indonesia agar dapat terus bertumbuh dan hidup.”

Sebagai salah satu inisiasi program kesehatan masyarakat (public health), khususnya pilar ‘kesehatan ibu dan anak’ dari PT. Johnsons Baby memberikan cara termudah bagi seluruh ibu di Indonesia untuk berpartisipasi, yaitu dengan pembelian minimum Rp 25.000,- produk JOHNSON’S® Baby akan mendonasikan Rp 500,- ke Save the Children. Dalam kata lain, para ibu Indonesia telah berkontribusi dan memberikan harapan bagi bayi yang kurang beruntung di Indonesia untuk hidup, tumbuh dan melihat dunia.

Hadir juga Ibu Maitra Widiantini, FRMC Director Yayasan Sayangi Tunas Cilik menuturkan, “Visi dari program ini sesuai dengan kami, yaitu menyediakan kehidupan yang layak bagi seluruh anak Indonesia, termasuk bayi. Kami akan menjadi sarana bagi JOHNSON’S® Baby untuk mengedukasi ibu-ibu Indonesia akan pentingnya perawatan kulit bayi selama masa neonatal. Dan pentingnya sentuhan seorang ibu untuk kesehatan bayi tersebut, melalui berbagai cara seperti memandikan dan memijat bayi yang tepat agar perkembangannya dalam 28 hari pertama dapat berlangsung maksimal. Inisiatif ini juga akan mendukung program ‘Maternal and Child Health’ kami dan memberi manfaat bagi 60.000 bayi baru lahir.”

Kami sangat senang dan tidak sabar melihat kontribusi para ibu dalam memberikan harapan bagi bayi di Indonesia untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat terutama dalam 28 hari pertamanya. Harapan kami pesan ini dapat disampaikan tidak hanya selama ramadan tetapi juga lebih lama lagi.” (Lakish Haltakar)


Kerjasama PT. Johnson & Johnson Indonesia dengan Alfamart dan Save The Children

Kerjasama yang sudah terjalin sejak September 2016 dalam mengenalkan ‘Program Pendidikan Kesehatan Keluarga’ sebagai bagian kemitraan strategis mereka di Indonesia. Kemitraan ini berdasarkan pada misi bersama Johnson & Johnson Indonesia dan Alfamart untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit.

Sedangan Ibu Devy Yheanne sebagai Country Leader of Communications & Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia yang hadir juga saat acara mengatakan ”Selama lebih dari 130 tahun, Johnson & Johnson Indonesia telah berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat di seluruh dunia, termasuk populasi yang paling rentan. Maka dengan dimulainya kemitraan kesehatan masyarakat ini, tentunya akan mampu menggabungkan keunggulan jaringan ritel Alfamart dengan keahlian kesehatan masyarakat dari Johnson & Johnson Indonesia dengan komitmen jangka panjang di Indonesia.”


Produk perawatan Johnson's baby


Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Solihin menjelaskan, sebagai toko komunitas yang dikenal dekat dengan masyarakat, perusahaan menyambut positif kerjasama yang diharapkan bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat luas, khususnya sekitar toko Alfamart.
Beberapa toko Alfamart memiliki dua lantai, perusahaan menyediakan ruang komunitas bernama Rumah Albi, yang bisa dipergunakan gratis oleh masyarakat sekitar toko untuk kegiatan-kegiatan positif seperti latihan tari tradisional, belajar bersama, rapat RT, hingga seminar dan pelatihan.
“Dengan adanya program edukasi kesehatan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran penyakit di sekitar keluarganya. Karena kami percaya, dari keluarga yang sehat akan tumbuh anak-anak yang cerdas dan menjadi kebanggaan bangsa,” tutup Solihin dalam kata sambutannya.

Yang perlu diperhatikan saat stimulasi pijat bayi :
HINDARI

  • Jangan memijat bayi setelah minum atau makan
  • Jangan membangunkan bayi hanya untuk dipijat
  • Jangan memijat bayi saat sakit
  • Jangan memaksa posisi tertentu saat pemijatan
  • Jangan memijat dengan kuku panjang
  • Jangan menggunakan perhiasan di sekitar tangan dan jari

LAKUKAN

  • Sediakan alas yang lembut dan rata
  • Cuci tangan yang bersih
  • Pilih ruangan yang hangat dan tidak berangin serta sediakan waktu yang cukup
  • Lakukan pijat bayi dengan posisi yang nyaman dan kontak mata dengan bayi selama pemijatan
  • Mulai sentuhan ringan dan perlahan, tingkatkan saat bayi merasa nyaman
  • Nyanyikan lagu dan putarkan musik lembut agar bayi relaks
  • Perhatikan isyarat yang ditunjukkan oleh bayi (menangis, mengantuk, kehausan)
  • Untuk memudahkan dan tidak melukai kulit bayi, selalu gunakan baby oil
  • Mandikan atau seka dengan air hangat setelah pemijatan



Berdasarkan fakta di atas, pastinya kita semua ingin ikut berdonasi supaya anak-anak yang kurang beruntung dapat merasakan kebahagiaan yang sama. Untuk informasi lebih lanjut tentang campaign ini, silahkan cek akun media sosial resmi dari Johnsons’s Baby yaitu @johnsonsbaby_id(Instagram), @JohnsonsBaby_ID (Twitter) 
JohnsosnsBabyIndonesia (Facebook). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Komposisi Ideal Kabinet Kerja Jilid II Jokowi

Beberapa hari ini saya penasaran alias kepo, siapa saja nama-nama jajaran Menteri Kabinet 2 Jokowi. Karena sebagai masyarakat awam saya ...