Minggu, 16 Desember 2018

Melatih Motorik Si Kecil dengan Kegiatan Sehari-hari

Kemasan praktis dibawa

Halo buibu apa kabar? Tak terasa sudah akhir tahun. Pastinya buibu pada sibuk mempersiapkan liburan bersama keluarga. Tahun ini karena punya bayi yang berusia 1 tahun, saya memutuskan liburan di Jakarta saja. Eeh jangan salah, liburan di mana saja yang penting bahagia, tsaah. Karena kebahagiaan itu bukan dicari tapi harus kita ciptakan sendiri. Tak lupa juga di setiap kegiatan saya berusaha “Ciptakan Momen Berharga Untuk Melatih Motorik Si Kecil".

Apa saja kegiatan yang dapat melatih motorik si kecil, sesuai dengan tahapan usianya? Tak harus mainan mahal melalui kegiatan sehari-hari sudah cukup. Hal sederhana yang saya lakukan adalah:


Bernyanyi sambil bertepuk tangan, biasanya saya menyanyikan lagu-lagu sambil bertepuk tangan dan Dita (nama bayiku) langsung mengikuti. Lagu favorit Dita adalah lagu Selamat Ulang tahun, Bintang Kecil, Burung Kakak Tua.

Berdiri dengan berpegangan. Perkembangan setiap anak beda, itu harus diingat seorang ibu. Jangan pernah membandingkan anak dengan anak yang lain. Misalnya ada anak yang usia 10 bulan sudah bisa jalan, sedangkan anak kita belum tetap semangat. Yang paling penting tetap berikan stimulasi untuk melatih motorik si kecil, dan itu yang saya lakukan.


Mengajak si kecil menginjak rumput berembun di pagi hari. Rumput yang berembun terasa dingin di kaki si kecil sehingga refleks dia akan melangkahkan kakinya. Saya lakukan ini dengan memegang kedua tangan Dita, dan saya pastikan tidak ada kerikil ataupun benda berbahaya seperti beling atau serangga.


Melatih si kecil memegang makanan. Sudah sejak usia 6 bulan Dita mulai MPASI, bersyukur Dita mau makan walaupun porsinya sedikit. Mungkin karena anak cewek dia makannya tak banyak. Padahal saya berharap Dita punya selera makan seperti ibunya, yang apa saja doyan 😃. Nah sekali lagi di sini saya selalu berusaha berpegang teguh pada pendirian. Banyak atau sedikit porsi makan anak jangan sampai mempengaruhi pikiran kita menjadi stres. Yang penting kita berusaha memberikan yang terbaik agar nutrisi anak tercukupi.

Bicara soal MPASI dan camilan si Dita, biasanya saya berikan dia makan bubur 3 kali sehari, dan 2 kali selingan. Selingannya bisa buah atau cookies. Untuk buah biasanya saya berikan pepaya yang diparut dengan parutan keju atau dikerok dengan sendok. Buah naga merah yang disaring, atau buah anggur utuh yang berukuran besar agar tidak dimasukkan semua ke mulutnya.

Monde Boromon Cookies
Dita setiap melihat kakaknya makan apa saja pasti ingin mencoba, padahal tidak semua makanan boleh dikonsumsinya. Karena itu saya selalu sedia Monde Boromon yang memiliki banyak keunggulan di antaranya:
  • Terbuat dari Sari Pati Kentang.
  • Mengandung Madu.
  • Minyak ikan yang mengandung DHA atau asam tak jenuh yang dibutuhkan untuk pembentukan otak, jaringan saraf serta membantu pembentukan sistem imun pada bayi.
  • Gluten Free.
  • Monde Boromon Cookies mudah meleleh saat terkena air liur, sehingga saya tak perlu khawatir Dita tersedak.

Manfaat yang sudah saya rasakan sejak Dita mengkonsumsi Monde Boromon Cookies adalah:
  • Motorik yang ada di lidah dan mulut Dita sudah mulai terlatih. Dita juga pandai memegang cookies dengan tangan kanannya dan memakannya.
  • Membantu si Dita mengeksplorasi rasa, bentuk, tekstur serta kemampuan untuk makan.
  • Bahkan saya dan Dita sering bermain bersama dengan cara Dita memasukkan kemasan kecil Monde Boromon ke dalam kotak mainannya. Ini dilakukan Dita berulang-ulang dan saya yang berhitung.


Monde Boromon sebagai makanan selingan untuk anak usia 1-5 tahun. Tersedia dalam kemasan 120 gram yang terbagi menjadi 6 bungkus kecil seberat 20 gram, sehingga praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Saat bepergian saya selalu membawa cookies ini jadi jika sudah waktunya makan selingan langsung saya keluarkan dari tas. Monde Boromon Cookies bisa dibeli secara online

Dita juga sudah pintar berceloteh, terkadang saya dan kakaknya tertawa bersama, merasa lucu mendengar ucapan dari mulut Dita yang belum jelas.

Oh iya saya juga mau sedikit berbagi pengalaman membesarkan 2 anak. Ada masanya anak GTM (Gerakan Tutup Mulut). Jika sampai pada masa ini yang sabar ya buibu. Tak perlu iri dengan anak yang makannya banyak istilahnya lap-lep. Banyak berdoa saja semoga anak kita juga doyan makan dan sehat selalu. Yang paling penting itu anak sehat dan tumbuh kembangnya sesuai dengan tahapan usianya. Yuk ah semangat nambah momongan eh maksud saya melatih motorik si kecil.

Untuk informasi seputar anak dan info menarik lainnya, gabung yuk dengan instagram @MondeBoromon dan facebook Monde Boromon.  #MondeBoromon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar. Komentar spam akan saya hapus.

Kompetisi PRAJA 2019

Halo semua, siapa yang sejak Sekolah Dasar (SD) sudah kenal Koperasi? Dari kecil saya sudah tidak asing lagi dengan Koperasi, yang pali...